Sejumlah sopir angkutan kota (angkot) di Bogor, Jawa Barat, menggelar aksi demonstrasi di Balai Kota Bogor pada Kamis (22/1/2026). Aksi ini dipicu oleh kebijakan penghapusan usia angkot yang dinilai akan berdampak pada kelangsungan hidup mereka.
Tolak Kebijakan Penghapusan Angkot Tua
Para sopir menuntut agar kebijakan penghapusan angkot tua tidak diberlakukan. Ganda, selaku koordinator aksi, menyatakan keprihatinan mendalam atas nasib keluarga para sopir jika kebijakan tersebut tetap dijalankan. “Kita minta kebijakan penghapusan angkot tua itu tidak usah. Kalau dihapus, anak istri kita mau makan apa? Kalau memang mau dihapus kasih kami pekerjaan yang layak,” ujarnya.
Angkot dari berbagai trayek memadati halaman Balai Kota Bogor, menggunakan mobil komando untuk menyampaikan orasi. Para demonstran menyuarakan kekhawatiran bahwa tidak semua sopir angkot dapat beralih menjadi sopir BisKita, mengingat jumlah sopir angkot yang jauh lebih banyak dibandingkan kuota BisKita.
“Tidak semua sopir angkot bisa jadi sopir BisKita. BisKita cuma itungan jari. Sedangkan kami sopir angkot semua ada ratusan orang sampai ribuan. Tidak mungkin biskita hanya menampung sopir angkot semua sampai ribuan,” jelas Ganda.
Tuntutan Peremajaan dan Reduksi
Massa aksi memadati area halaman gedung Balai Kota Bogor, dengan sebagian angkot diparkir di dalam halaman dan sebagian lainnya di pinggir jalan. Situasi lalu lintas di sekitar lingkar Kebun Raya Bogor terpantau ramai lancar, tanpa adanya hambatan berarti. Petugas gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi, namun tidak ada rekayasa lalu lintas yang dilakukan.
Ganda menambahkan tuntutan spesifik dari para sopir, yaitu perpanjangan batas usia kendaraan hingga tahun 2030. “Batasan usia sampai 2030 kalau bisa. Peremajaan dibuka kembali sama reduksi. Reduksi minta dibuka kembali dan peremajaan dibuka dan batasan umur sampai tahun 2030,” tegasnya.
Aksi ini mengingatkan pada kisah sopir angkot lain yang berdedikasi, seperti Dani dari Cianjur yang sempat viral karena menggratiskan ongkos bagi siswa SD.






