JAKARTA – Ajie Darmaji, suami dari almarhumah komedian Mpok Alpa, mendesak mantan manajer mendiang yang berinisial T untuk segera melunasi dugaan penyelewengan pendapatan senilai lebih dari Rp 2 miliar. Ajie Darmaji menyatakan tidak akan menerima pembayaran secara cicil dan meminta penyelesaian tuntas atas kewajiban tersebut.
Langkah hukum kini tengah disiapkan oleh pihak keluarga jika T tidak segera memenuhi tuntutan tersebut. Kuasa hukum Ajie Darmaji, Zaki, menegaskan bahwa persoalan ini telah berlarut-larut dan menyangkut hak anak-anak almarhumah yang masih balita.
“Kalau bisa secepatnya, tolong diselesaikan. Utang itu bukan hanya di dunia, di akhirat juga ditagih. Almarhum dan Pak Ajie ini punya anak-anak yang masih balita, masih kecil, perlu sekolah dan biaya hidup. Kembalikan, sebelum kami mengambil tindakan tegas berupa ancaman pidana,” ujar Zaki saat ditemui di Cinere, Depok, kemarin.
Zaki memastikan bahwa pihaknya telah mengantongi seluruh bukti dugaan penyelewengan dana tersebut. “Semuanya,” tegasnya.
Ajie Darmaji: Saya Maunya Segera Lunas, Bukan Dicicil
Ajie Darmaji secara langsung menyampaikan pesannya kepada T agar segera melunasi kewajibannya. Ia mengaku tidak akan menerima pembayaran secara mencicil.
“Oh untuk T, segera lunasin kalau aku maunya. Bukan dicicil. Karena cicil-cicil sudah kelamaan, sudah kecapekan juga kita nunggunya,” kata Ajie.
Lebih lanjut, Ajie mengungkapkan bahwa ada pihak lain yang juga merasa dirugikan oleh T dan berencana untuk bergabung dalam laporan hukum. Pihak-pihak lain ini berasal dari kalangan yang sama, yakni dunia entertainment, khususnya di seputaran musik.
“Nanti juga ada orang yang mau bergabung buat laporan juga. Korbannya juga,” ungkap Ajie.
Komunikasi terakhir dengan korban lain terjadi sekitar dua bulan lalu. Rencana pertemuan tengah disiapkan untuk menggabungkan bukti-bukti sebelum membuat laporan bersama. “Nanti mau ketemu. Biar gabungan ngumpulin bukti buat laporan bareng,” katanya.
Meskipun belum merinci jumlah pasti korban lain, Ajie memastikan tidak menutup kemungkinan jumlahnya lebih dari satu. “Ada, cuma belum gabung saja. Nanti lagi diiniin dulu,” ujarnya.
Ajie dan tim kuasa hukumnya menegaskan pintu penyelesaian damai masih terbuka selama ada itikad baik dari pihak T. “Lunas begitu ya. Dicicil kelamaan. Kalau kelamaan, ya sudah saya serahkan sama Bang Zaki,” pungkas Ajie Darmaji.






