Berita

Tradisi Unik Ronda Malam: Pukulan Tiang Listrik Jadi Penanda Keamanan di Cengkareng

Advertisement

Suara pukulan tiang listrik yang terdengar di tengah malam masih menjadi penanda keamanan di sejumlah permukiman warga, khususnya di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Bunyi tersebut merupakan kode ronda hansip yang menandakan petugas keamanan lingkungan masih aktif berpatroli.

Bagi warga Cengkareng, suara ini justru memberikan rasa tenang. Nur (58), salah seorang warga, menyebut bunyi pukulan tiang listrik sebagai alarm sederhana yang efektif. “Kaya alarm tapi versi kampung. Murah, sederhana, tapi punya makna. Maknanya ya bikin hati tenang gitu,” kata Nur saat ditemui di Kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (10/1/2026).

Nur menilai, meskipun banyak lingkungan kini telah dilengkapi CCTV, keberadaan patroli hansip dengan penanda suara tetap relevan. “Kalau malam terlalu sunyi justru was-was. Kalau dengar bunyi itu rasanya aman,” ujarnya.

Jadwal Patroli Hansip

Ketua RT 011 di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Wagino (60), menjelaskan bahwa pukulan tiang listrik dilakukan mengikuti jam patroli hansip. Biasanya, bunyi pertama terdengar sekitar pukul 01.00 WIB, disusul pukulan kedua sekitar pukul 02.00 WIB, dan terakhir menjelang Subuh sekitar pukul 04.00 WIB.

Advertisement

“Pukulannya mengikuti jam keliling hansip. Jadi warga tahu sekarang jam satu, jam dua, sampai Subuh. Itu tanda ronda masih jalan,” kata Wagino.

Menurut Wagino, tradisi ini sudah berlangsung lama dan masih dipertahankan hingga kini. Selain sebagai penanda waktu, pukulan tiang listrik berfungsi memberi rasa aman bagi warga yang masih terjaga pada malam hari.

Wagino berharap tradisi ini terus berjalan dan meminta adanya perhatian dari pemerintah untuk menunjang tugas hansip, terutama dalam hal alat komunikasi. “Kalau ada alat komunikasi yang lebih baik, koordinasi bisa lebih cepat kalau ada kejadian,” imbuhnya.

Advertisement