Jakarta – Kedatangan Viktor Gyokeres ke Arsenal pada bursa transfer musim panas lalu disambut dengan harapan besar. Namun, performanya di lapangan belum sepenuhnya menjawab ekspektasi tersebut.
Transfer Mahal dengan Harapan Besar
Arsenal merekrut Gyokeres dari Sporting Lisbon dengan mahar senilai 63,5 juta Paun. Ia digadang-gadang akan menjadi mesin gol baru yang krusial dalam upaya klub mengakhiri puasa gelar Premier League. Rekam jejaknya bersama Sporting memang impresif, mencetak 97 gol dan 28 asis dalam 102 pertandingan di semua kompetisi.
Adaptasi yang Sulit di Premier League
Namun, panggung Premier League terbukti memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Alih-alih menaklukkan tim-tim Inggris, Gyokeres justru kesulitan beradaptasi. Dari 19 penampilan di liga domestik, ia baru mencetak lima gol. Kelima gol tersebut dicetak dalam empat pertandingan berbeda, masing-masing melawan Leeds United, Nottingham Forest, Burnley, dan Everton.
Hal ini menunjukkan bahwa gol-gol yang dicetak Gyokeres cenderung tercipta saat melawan tim-tim yang dianggap lebih lemah. Performa kontras terlihat saat Arsenal menghadapi Liverpool pada Jumat (9/1/2026). Bermain sebagai starter, penyerang berusia 27 tahun itu gagal melepaskan satu pun tembakan sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-64 digantikan Gabriel Jesus.
Analisis Michael Owen
Mantan penyerang Inggris, Michael Owen, menilai bahwa Arsenal masih belum menemukan sosok striker yang benar-benar bisa diandalkan, berbeda dengan Manchester City yang memiliki Erling Haaland. Menurut Owen, minimnya kontribusi gol dari Gyokeres berpotensi menghambat ambisi Arsenal untuk meraih gelar juara musim ini.
“Untungnya bagi Arsenal, mereka punya banyak pemain lain yang bisa mencetak gol. Mereka ingin dia memberikan sentuhan akhir pada tim ini dan mereka mungkin masih mencari sosok itu,” ujar Owen, dikutip dari Metro.
Owen menambahkan, jika final Liga Champions digelar dalam waktu dekat dan Arsenal berpartisipasi, ia meragukan Gyokeres akan menjadi starter. “Mereka akan terus dan tetap memberinya kesempatan, tentu saja, karena telah membayar begitu banyak, Anda ingin memberinya semua kesempatan,” tuturnya.
Meskipun demikian, Owen mengakui potensi Gyokeres saat melawan tim yang lebih lemah. “Dan tahu gak? Melawan Burnley, melawan Nottingham Forest, melawan Everton, siapa pun lawannya, dia mungkin akan mencetak banyak gol, dia bisa mencetak gol, dia akan berada di dalam kotak penalti.”
Namun, untuk memenangkan pertandingan krusial, Gyokeres dinilai masih membutuhkan sentuhan kelas atas. “Tetapi untuk memenangkan pertandingan-pertandingan semacam ini (seperti melawan Liverpool), Anda butuh sedikit sentuhan berkelas, Anda hanya membutuhkan sedikit kelas, dan di situlah dia kurang,” pungkas mantan penyerang Liverpool, Real Madrid, dan Manchester United itu.
Video: Arteta Menantikan Gol-gol Terbaikmu, Gyokeres!






