Fenomena alam yang telah lama menjadi daya tarik wisata di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Api Abadi Mrapen, dilaporkan telah padam. Kabar ini beredar luas melalui video di media sosial yang menunjukkan kondisi api yang tidak lagi menyala. Api Abadi Mrapen yang berlokasi di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, ini diketahui telah menunjukkan tanda-tanda mengecil sejak akhir tahun 2025.
Kondisi Api Mulai Menurun Sejak Akhir Tahun Lalu
Pihak pengelola dan dinas terkait telah membenarkan padamnya api tersebut. Kepala Seksi Energi Cabdin ESDM Kendeng Selatan, Slamet Widodo, mengonfirmasi bahwa Api Abadi Mrapen memang sedang padam. Namun, ia mengaku belum mengetahui secara pasti kapan api tersebut benar-benar padam.
“Nggih (benar, Api Abadi Mrapen padam). Saya belum konfirmasi pastinya tanggal berapa (api tersebut padam),” kata Slamet, mengutip laporan detikJateng, Sabtu (31/1/2026).
Sementara itu, Penata Layanan Operasional Api Abadi Mrapen, Annas Rofiqi, memberikan keterangan lebih rinci mengenai kondisi api. Menurutnya, sumber api sudah mulai mengecil sejak akhir tahun lalu. Puncaknya, api tersebut mati total pada awal tahun 2026.
“Sebelumnya kita sudah laporan tanggal 28 Desember 2025 itu apinya sudah mengecil,” ujar Annas saat ditemui di lokasi Api Abadi Mrapen, Minggu (1/2/2026).
Annas menambahkan, pada malam pergantian tahun, api masih terlihat menyala. Namun, saat pengecekan dilakukan pada pagi hari tanggal 1 Januari 2026, api sudah tidak ada.
“Kemarin 1 Januari tepatnya itu jam 7 pagi saya cek ke sini, kondisinya sudah padam. Padahal malamnya jam 11 itu masih hidup,” jelas Annas.
Sebelumnya, video yang memperlihatkan api abadi tersebut padam sempat viral di media sosial. Salah satu unggahan berasal dari akun TikTok @lnlita_ pada Minggu (18/1/2026), di mana wisatawan berkelakar bahwa api padam karena gasnya habis.






