Berita

PDIP Hadirkan Mobil Laundry Gratis untuk Korban Longsor Cisarua, Bantu Relawan dan Warga

Advertisement

Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPP PDI Perjuangan, bersama DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Yayasan Putera Nasional Indonesia, telah menyalurkan bantuan berupa mobil laundry gratis bagi korban dan relawan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Bantuan ini merupakan respons cepat partai terhadap musibah yang terjadi pada Kamis lalu.

Respons Cepat PDI Perjuangan

Ketua DPC PDI Perjuangan KBB sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tuti Turimayanti, menyatakan bahwa keluarga besar PDI Perjuangan telah bergerak serentak sejak hari pertama bencana. “Dari hari pertama saat terjadi bencana, keluarga besar PDI Perjuangan sudah bergerak secara serentak,” ujar Tuti dalam keterangan tertulis, Minggu (1/2/2026).

Mobil laundry gratis tersebut telah beroperasi sejak Kamis (29/1/2026) dan hingga Sabtu (31/1) telah melayani sekitar 81 orang atau kelompok relawan. Total 934 potong pakaian berhasil dibersihkan melalui layanan ini.

“Kami bersama Baguna DPP beserta DPC PDI-Perjuangan mengirim Mobil Laundry untuk dapat dimanfaatkan oleh warga yang menjadi korban dan juga para relawan, mudah-mudahan mobil laundry ini dapat bermanfaat serta membantu bagi masyarakat atau relawan yang membutuhkan,” jelas Tuti.

Operasional dan Fasilitas Mobil Laundry

Layanan mobil laundry ini dapat dimanfaatkan setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Pengguna hanya perlu mengisi data sebelum mengambil pakaian yang telah selesai dicuci. Mobil ini dilengkapi dengan delapan unit mesin cuci dan pengering.

“Kita tidak membatasi orangnya, tapi membatasi waktunya. Pertama untuk maintenance mesin, kedua operasional mesin perlu jeda istirahat,” tambah Tuti mengenai pengaturan operasional.

Advertisement

Duka Cita dan Pesan Lingkungan

Tuti juga menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah longsor yang menimpa warga Pasirlangu. “Atas nama PDI Perjuangan KBB, kami turut berduka cita. Ini memang bencana yang tidak kita harapkan. Kita harus menerima dengan ikhlas, lapang dada, dan tetap bertawakal,” ucapnya.

Lebih lanjut, Tuti menekankan pentingnya menjaga lingkungan sebagai langkah pencegahan bencana di masa depan, sejalan dengan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan. “Ibu Ketua Umum selalu menegaskan agar kader merawat pertiwi dengan menanam pohon, menjaga lingkungan, dan tidak membuang sampah sembarangan. Lingkungan kalau kita rawat, InsyaAllah akan baik. Tapi jika kita abai, saya khawatir bencana akan terus terjadi,” tegasnya.

Evaluasi Posko Bantuan

Kegiatan posko bantuan telah berjalan selama tiga hari dan akan terus dievaluasi berdasarkan kondisi di lapangan. “Ini baru berjalan tiga hari. Kita lihat satu minggu ke depan seperti apa. Saat ini sekitar 70 persen korban sudah ditemukan. Kalau situasi sudah terkendali, tentu akan kita evaluasi kembali,” kata Tuti.

Bantuan Tambahan dari Yayasan Putera Nasional Indonesia

Ketua Yayasan Putera Nasional Indonesia, Pamriadi, menyatakan pihaknya turut memberikan bantuan berupa cairan deterjen untuk operasional mobil laundry, layanan trauma healing bagi anak-anak korban bencana, serta santunan dan doa bersama. “Kami akan terus membantu masyarakat Pasirlangu yang menjadi korban longsor, hal ini sebagai bentuk kemanusiaan agar masyarakat korban longsor bisa bangkit kembali pasca bencana yang dialami,” tutup Pamriadi.

Advertisement