Sepakbola

Aston Villa Kecewa Gagal Manfaatkan Momentum, Emery Sesalkan Kekalahan dari Everton

Advertisement

Aston Villa harus menelan pil pahit setelah gagal memanfaatkan momentum pekan ini untuk merangsek ke peringkat kedua klasemen Liga Inggris. Kekalahan mengejutkan dari Everton di kandang sendiri membuat manajer Unai Emery mengungkapkan kekecewaannya.

Peluang Terlewatkan di Tengah Hasil Imbang Rival

Pekan ke-21 Liga Inggris diwarnai dengan terpelesetnya tim-tim papan atas. Manchester City, yang sebelumnya menduduki posisi kedua, harus mengakui keunggulan Manchester United pada Sabtu (17/1/2026). Sementara itu, Arsenal yang memimpin klasemen juga gagal meraih poin penuh setelah ditahan imbang oleh Nottingham Forest.

Situasi ini sejatinya menjadi peluang emas bagi Aston Villa untuk merangsek naik. Namun, dalam pertandingan yang digelar di Villa Park pada Minggu (18/1/2026) malam WIB, Villa justru takluk 0-1 dari tamunya, Everton.

Emery Ungkapkan Frustrasi dan Harapan

Hasil minor ini membuat Aston Villa tertahan di peringkat ketiga klasemen dengan raihan 43 poin, masih kalah selisih gol dari Manchester City. Jarak dengan pemuncak klasemen, Arsenal, pun melebar menjadi tujuh angka.

Manajer Aston Villa, Unai Emery, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai timnya telah menyia-nyiakan kesempatan berharga untuk memperbaiki posisi di klasemen.

Advertisement

“Kami menjalani musim yang luar biasa. Ketika kami main di Everton (bulan September), kami imbang dan lebih buruk daripada sekarang,” ujar Emery seperti dilansir Guardian. “Tentu saja hari ini kami kehilangan kesempatan bagus dan kami di depan tim-tim lain yang bersaing untuk ada di posisi kami. Kami kehilangan peluang untuk naik ke posisi kedua, sesuatu yang luar biasa.”

Meskipun diliputi rasa frustrasi, Emery menekankan pentingnya bagi tim untuk segera bangkit dan memulihkan semangat positif.

“Tapi setelah merasakan frustrasi karena kalah, kami harus mencoba memulihkan perasaan positif kami,” tuturnya. “Sepakbola adalah menang, kalah, atau imbang. Ketika Anda kalah, Anda sedih, seperti kami sekarang, ketika Anda menang, Anda senang, tapi seringnya kami lebih gembira daripada sedih.”

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement