Berita

Banjir Jakarta: 140 RT dan 16 Ruas Jalan Terendam Akibat Hujan Deras

Advertisement

Jakarta – Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak kemarin, Jumat (23/1/2026), menyebabkan banjir di sejumlah kawasan. Hingga Sabtu (24/1/2026) pukul 15.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 140 Rukun Tetangga (RT) dan 16 ruas jalan masih terendam air.

Rincian Titik Banjir

Kepala Pusdatin BPBD DKI Jakarta, Muhamad Yohan, menyatakan bahwa banjir terparah terjadi di Jakarta Barat dengan 40 RT tergenang. Beberapa kelurahan yang terdampak signifikan meliputi Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Sukabumi Utara, Kembangan Selatan, Kembangan Utara, Meruya Selatan, dan Kota Bambu Selatan. Ketinggian air di wilayah ini bervariasi antara 15 cm hingga 120 cm.

Di Jakarta Selatan, sebanyak 63 RT dilaporkan terendam. Kelurahan Petogonan menjadi yang paling terdampak dengan 26 RT tergenang setinggi 30 cm. Cipulir juga mengalami banjir parah dengan ketinggian air mencapai 120 cm di salah satu RT. Kelurahan lain yang terdampak di Jakarta Selatan antara lain Pondok Labu, Pondok Pinang, Kuningan Barat, Pela Mampang, Duren Tiga, Cilandak Timur, Pejaten Timur, dan Ulujami, dengan ketinggian genangan antara 30 cm hingga 75 cm.

Jakarta Timur mencatat 30 RT terdampak banjir, terutama di Kelurahan Rawa Terate, Bidara Cina, Cipinang Muara, Kampung Melayu, Cipinang Melayu, dan Makasar. Ketinggian air di wilayah ini berkisar antara 30 cm hingga 100 cm, sebagian disebabkan oleh luapan Kali PHB Sulaiman.

Sementara itu, Jakarta Pusat melaporkan 5 RT tergenang di Kelurahan Bendungan Hilir dengan ketinggian air 40 cm. Jakarta Utara terdampak paling sedikit dengan 2 RT di Kelurahan Kapuk Muara dengan ketinggian air 40 cm.

16 Ruas Jalan Tergenang

Selain permukiman warga, 16 ruas jalan di Ibu Kota juga tergenang air, menyulitkan lalu lintas. Beberapa ruas jalan yang terdampak antara lain:

Advertisement

  • Jl. Srengseng Raya, Jakarta Barat (25 cm)
  • Jl. Daan Mogot KM 13, Jakarta Barat (30 cm)
  • Jl. Gotong Royong, Jakarta Barat (40 cm)
  • Jl. Kapuk Bongkaran, Jakarta Barat (40 cm)
  • Depan RS. Soeharto Heerdjan Jl. Prof. Dr. Latumeten, Jakarta Barat (10 cm)
  • Jl. Taman Kota, Jakarta Barat (20 cm)
  • Perumahan BTN Jl. Delima VIII, Jakarta Barat (35 cm)
  • Jl. Strategi Raya, Jakarta Barat (50 cm)
  • Jl. Basoka Raya, Jakarta Barat (50 cm)
  • Jl Pulo Raya IV, Jakarta Selatan (50 cm)
  • Jl. Raya Cipinang Indah, Jakarta Timur (20-15 cm)
  • Jl. Kebon Pala II, Jakarta Timur (50 cm dan 40 cm)
  • Jln. Rawa Indah, Jakarta Utara (20 cm)
  • Jln. Pegangsaan Dua Depan, Jakarta Utara (15 cm)

Lokasi Pengungsian dan Penanganan

BPBD DKI Jakarta telah menyiapkan beberapa lokasi pengungsian bagi warga yang terdampak, antara lain di Masjid Jami Al Khaeer (Jakarta Barat) untuk 11 KK/28 jiwa, RPTRA Segas RW 06 (Jakarta Pusat) untuk 60 jiwa, dan Masjid Al Muqorrobin (Jakarta Timur) untuk 18 KK/69 jiwa.

Personel BPBD dikerahkan untuk memantau kondisi genangan dan berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan genangan. Tali-tali air juga diperiksa agar berfungsi optimal.

“BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi 112, layanan gratis 24 jam,” ungkap Yohan.

Penanganan banjir terus dilakukan dengan target genangan dapat surut dalam waktu cepat.

Advertisement