Barcelona akan menggelar pemilihan presiden baru pada bulan Maret mendatang. Keputusan ini diambil oleh anggota klub, yang menetapkan tanggal 15 Maret sebagai hari pemungutan suara, meskipun periode pemilihan sebenarnya berlangsung dari pertengahan Maret hingga pertengahan Juni.
Persaingan Ketat Menanti Laporta
Joan Laporta, selaku petahana, diperkirakan akan menghadapi persaingan sengit dari sejumlah kandidat kuat. Di antaranya adalah Victor Font, Marc Ciria, Xavier Vilajoana, dan Joan Camprubi. Keempat calon penantang ini diwajibkan mengumpulkan minimal 2.321 tanda tangan dari anggota klub (socio) untuk dapat resmi maju dalam pemilihan.
Para kandidat penantang menyuarakan kritik terkait jadwal pemilihan yang dinilai terlalu mepet. Hal ini menjadi sorotan karena pilpres akan berlangsung di tengah padatnya jadwal kompetisi Barcelona, termasuk LaLiga, Liga Champions, dan Copa del Rey. Umumnya, pencapaian klub di akhir musim menjadi faktor penentu bagi terpilihnya seorang calon presiden.
Kritik Jadwal dan Keuntungan Petahana
Victor Font, salah satu bakal calon yang pernah kalah dari Laporta pada pemilihan 2021, mengkritik keras pemilihan jadwal tersebut. Menurutnya, jadwal yang dipilih menguntungkan posisi Laporta sebagai petahana.
“Sudah jelas pemilihan dilakukan ketika itu menguntungkan Laporta,” ujar Font. “Tapi kami sudah memprediksi itu, mengadakan pemilihan di tengah jadwal Liga Champions, kami sama sekali tidak terkejut. Kami siap menghadapi pemilu itu yang begitu penting untuk masa depan Barca,” sambungnya seperti dikutip ESPN.
Isu Krusial Menanti Pemenang
Pemenang pemilihan presiden Barcelona akan dihadapkan pada sejumlah isu krusial. Masalah finansial klub, renovasi Camp Nou yang telah memasuki tahap akhir, serta peran Lionel Messi di masa depan klub pasca-pensiun menjadi agenda utama yang harus segera ditangani.
Nama Lionel Messi bahkan turut menjadi alat kampanye bagi dua calon, Font dan Ciria, yang berjanji akan memulangkan sang mega bintang ke Catalan jika terpilih. Laporta sendiri disorot terkait kepergian Messi di awal masa jabatannya. Selama empat tahun memimpin klub, Laporta berhasil mempersembahkan dua gelar LaLiga, namun belum mampu mengamankan trofi Liga Champions.
Sumber: 90Menit.ID






