Jakarta – Permukiman warga di RT 16 dan 17, Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, masih terendam banjir hingga Sabtu (24/1/2026) siang. Sebagian warga memilih mengungsi, sementara yang lain bertahan di lantai atas rumah mereka.
Pantauan detikcom di lokasi pada Sabtu (24/1/2026) sejak pukul 10.00 WIB, air dari Kali Ciliwung masih menggenangi kawasan permukiman. Mayoritas warga yang rumahnya bertingkat memilih bertahan di lantai dua. Sementara itu, warga yang rumahnya hanya satu lantai terpaksa mengungsi ke rumah kerabat atau berteduh di teras ruko sekitar.
Di tengah genangan air, anak-anak terlihat masih bermain. Beberapa di antaranya bahkan ikut membantu mengantarkan kebutuhan bagi warga yang memilih bertahan di rumah.
Ketinggian Air Turun, BPBD Tetap Siaga
Kasatgas BPBD Jakarta Selatan, Sukendar, menyatakan bahwa ketinggian air di kawasan Pejaten Timur saat ini berada di angka 120 cm. Ketinggian ini menurun drastis dibandingkan semalam yang mencapai 210 cm.
“Ketinggian air saat ini di Pejaten Timur RT 17 tinggal 120 cm. Untuk semalam mencapai 210 ketinggian airnya. Untuk di bagian bawah memang masih terendam,” ujar Sukendar kepada wartawan di lokasi, Sabtu (24/1/2026).
Sukendar memastikan pihaknya terus bersiaga memantau kondisi banjir dan siap membantu warga. Sebanyak tujuh personel BPBD disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi jika ada warga yang membutuhkan evakuasi.
“Personil untuk antisipasi jika ada warga yang minta untuk dievakuasi. Teman-teman BPBD juga sudah memasang jalur evakuasi menggunakan tambang,” jelas Sukendar.
Ia menambahkan, perahu karet yang dimiliki BPBD bersifat mobile dan siap digunakan kapan saja untuk mengevakuasi warga yang membutuhkan.
“Untuk perahu kami memang mobile, jadi begitu ada permohonan evakuasi kami langsung siap untuk melaksanakan evakuasi,” pungkasnya.






