Berita

Bocah 4 Tahun Kena Peluru Nyasar Tawuran di Medan, Wali Kota Jamin Biaya Operasi Mata

Advertisement

MEDAN – Seorang bocah laki-laki berusia 4 tahun berinisial AS menjadi korban peluru nyasar saat terjadi aksi tawuran di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. Akibat insiden tersebut, mata AS terkena proyektil peluru dan kini dijadwalkan menjalani operasi di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU).

Biaya Operasi Ditanggung Penuh

Wali Kota Medan, Bobby Nasution, memastikan bahwa seluruh biaya operasi AS akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Medan. Hal ini disampaikan langsung oleh ibu korban, Romanda Siregar (33), yang mengaku lega atas jaminan tersebut.

“Dirujuk ke RS USU. Rencananya di sana akan dioperasi untuk mengangkat peluru yang ada di matanya,” ujar Romanda Siregar, mengutip pernyataan tim medis, Rabu (7/1/2026).

Proses Operasi Menunggu Kondisi Optimal

Romanda menjelaskan bahwa jadwal pasti operasi anaknya masih menunggu kondisi AS yang optimal. Sejumlah pemeriksaan medis mendalam terus dilakukan oleh tim dokter yang terdiri dari spesialis anak, mata, dan saraf.

“Kalau semua lancar, kemungkinan hari ini atau besok, kata dokternya, akan dioperasi. Karena banyak pertimbangan, dari pagi sampai sekarang pemeriksaan terus dilakukan. Ada dokter anak, dokter mata, dan dokter saraf yang menangani dengan serius,” jelas Romanda.

Advertisement

Wali Kota Beri Jaminan Moril

Menanggapi hal ini, Wali Kota Medan, Bobby Nasution, memberikan jaminan moril kepada keluarga korban. Ia meminta agar orang tua AS tidak perlu mengkhawatirkan biaya perawatan dan operasi anaknya.

“Itu saya sampaikan intinya jangan khawatir. Intinya bagaimana anak tersebut orang tua tidak perlu khawatirlah saya yang backup,” tegas Bobby Nasution di Medan.

Insiden peluru nyasar ini menambah daftar panjang kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya aksi tawuran yang seringkali menimbulkan korban sipil tak berdosa.

Advertisement