Madrid – Presiden LaLiga, Javier Tebas, menyatakan keterkejutannya atas keputusan mendadak Xabi Alonso untuk meninggalkan jabatannya sebagai pelatih Real Madrid. Alonso mengakhiri masa baktinya di Santiago Bernabéu pada Selasa (13/1) dini hari WIB, tak lama setelah timnya kalah dari Barcelona dalam final Piala Super Spanyol.
Spekulasi Alasan Mundur
Keputusan ini mengakhiri perjalanan singkat Alonso sebagai pelatih Real Madrid. Padahal, mantan pelatih Bayer Leverkusen itu baru bergabung dengan klub ibu kota Spanyol tersebut pada musim panas 2025. Sejumlah spekulasi muncul mengenai alasan di balik pengunduran dirinya, mulai dari dugaan kurangnya dukungan penuh dari manajemen klub hingga isu ketidakmampuan mengendalikan ruang ganti akibat adanya pemain yang membangkang.
Tebas: Ada Sesuatu yang Tak Kita Ketahui
Javier Tebas tidak menyembunyikan keterkejutannya mendengar kabar mundurnya Alonso. Menurutnya, Real Madrid terlihat baik-baik saja di bawah arahan pelatih berusia 44 tahun tersebut. “Ini adalah momen yang rumit dan sulit; sangat sulit untuk melakukan ini. Ketika dia membuat keputusan, pasti ada alasan yang tidak kita ketahui,” ujar Tebas, seperti dikutip dari Mundo Deportivo.
“Saya harus mengatakan ini mengejutkan semua orang. Tampaknya semuanya berjalan baik, tetapi pasti ada sesuatu yang terjadi yang tidak kita ketahui,” imbuhnya, merujuk pada situasi Alonso.
Rekor Singkat Alonso di Madrid
Xabi Alonso total memimpin Real Madrid dalam 34 pertandingan di semua kompetisi selama masa kepelatihannya. Posisinya kini digantikan oleh Alvaro Arbeloa, mantan rekan setimnya saat masih bermain untuk Madrid dan Liverpool.






