Sepakbola

Xabi Alonso Dipecat Real Madrid Usai Kalah dari Barcelona di Piala Super Spanyol

Advertisement

Madrid – Real Madrid secara resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Xabi Alonso. Keputusan ini diambil menyusul kekalahan tim dari Barcelona dalam laga final Piala Super Spanyol yang digelar di Jeddah, Minggu (11/1/2026).

Periode Menjanjikan Berujung Kekecewaan

Alonso, yang baru ditunjuk pada musim panas lalu menggantikan Carlo Ancelotti, sempat menunjukkan performa impresif di awal masa kepelatihannya. Di bawah asuhannya, Real Madrid berhasil meraih 13 kemenangan dari 14 pertandingan awal musim, termasuk kemenangan 2-1 atas Barcelona. Posisi puncak klasemen LaLiga dan kiprah positif di fase grup Liga Champions sempat menghadirkan optimisme tinggi.

Namun, performa tim mengalami penurunan drastis dalam beberapa laga terakhir. Kylian Mbappe dan kawan-kawan hanya mampu memetik tiga kemenangan dari sembilan pertandingan di berbagai ajang. Kekalahan dari Celta Vigo dan Manchester City di kandang sendiri semakin memperburuk situasi, yang akhirnya membuat Barcelona mengambil alih puncak klasemen LaLiga.

Faktor Internal dan Kepemimpinan

Menurut laporan The Athletic, manajemen Real Madrid sebenarnya memiliki keinginan untuk mempertahankan Alonso. Mereka menyadari bahwa tidak semua kegagalan dapat dibebankan sepenuhnya kepada sang pelatih. Namun, hasil yang kurang memuaskan di lapangan menjadi pertimbangan utama.

Advertisement

Selain itu, isu ketidakharmonisan di ruang ganti pemain juga menjadi sorotan. Sejumlah pemain dilaporkan merasa tidak puas dengan gaya kepemimpinan Alonso. Nama-nama seperti Vinicius Junior, Jude Bellingham, dan Federico Valverde disebut-sebut menjadi bagian dari pemain yang merasakan ketidaknyamanan tersebut.

Statistik dan Pengumuman Perpisahan

Puncak dari rentetan hasil minor tersebut adalah kekalahan 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Kurang dari 24 jam setelah pertandingan tersebut, Real Madrid mengumumkan perpisahan dengan Alonso. Secara statistik, Alonso meninggalkan Santiago Bernabeu dengan catatan 24 kemenangan dari 34 pertandingan yang dipimpinnya, dengan persentase kemenangan 70,59 persen. Angka ini menempatkannya di jajaran pelatih dengan rasio kemenangan terbaik dalam dua dekade terakhir di Madrid, hanya kalah dari Ancelotti, Jose Mourinho, dan Manuel Pellegrini.

Advertisement