Davos, Swiss – Buku ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ yang ditulis oleh Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, turut dipamerkan dalam ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Pameran ini berlangsung pada Kamis (22/1/2026).
Diplomasi Kuliner dan Ketahanan Pangan
Buku ini berfokus pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang mengembangkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini mengedepankan menu-menu khas dari berbagai daerah di Indonesia. Pengenalan buku ini di forum internasional merupakan bagian dari upaya penguatan diplomasi Indonesia.
MBG sendiri merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Buku ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ dicetak dalam dua versi bahasa, yaitu Inggris dan Indonesia. Versi yang dipamerkan di WEF 2026 adalah cetakan berbahasa Inggris.
Dalam buku tersebut, tersaji 80 pilihan menu khas Indonesia yang menampilkan kekayaan kuliner Nusantara. Dirgayuza Setiawan turut menyerahkan buku ini kepada Managing Director, Investment, Danantara Indonesia, Stefanus Ade Hadiwidjaja. “Saya menyerahkan buku ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ versi bahasa Inggris kepada Bapak Stefanus Ade Hadiwidjaja, Managing Director, Investment, Danantara Indonesia, untuk ditampilkan di Paviliun Indonesia pada WEF Davos 2026 sebagai bagian dari showcase diplomasi MBG dan khazanah rasa Nusantara,” ujar Dirgayuza.
Perjalanan Diplomasi Buku
Sebelum diperkenalkan di Davos, buku yang dalam versi bahasa Inggris berjudul ‘Taste of Nusantara 80 Bhayangkara Menu For Indonesia’s Free Nutricious Meal’s Program’ ini telah diserahkan kepada Duta Besar RI untuk Inggris, Desra Percaya, pada Selasa (20/1) di London. Langkah ini diambil sebagai bagian dari diplomasi kuliner dan ketahanan pangan Indonesia.
Komjen Dedi Prasetyo menyatakan apresiasinya atas upaya Dirgayuza. “Alhamdulillah, Mas Dirgayuza di tengah kesibukan lawatan bersama Presiden terus berikhtiar memperkenalkan buku ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ di tempat-tempat yang istimewa. Setelah sebelumnya diperkenalkan di Kedutaan Besar Indonesia di Inggris, kini buku versi bahasa Inggris tersebut dapat diakses di WEF Davos, forum bergengsi dunia. Semoga buku ini menjadi media diplomasi Indonesia, sekaligus semakin mengenalkan keanekaragaman kuliner Nusantara serta program Astacita Presiden kepada dunia,” kata Komjen Dedi pada Jumat (23/1).
Lebih dari Sekadar Dokumentasi Menu
Buku ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi menu. Buku ini juga mencatat pengabdian Polri dalam mendukung program MBG, mulai dari aktivitas dapur SPPG Polri sejak dini hari hingga distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat.
Badan Gizi Nasional (BGN) memandang buku ini sebagai simbol pendekatan baru dalam membangun bangsa melalui perhatian nyata terhadap kesehatan dan gizi generasi masa depan. Kehadiran buku ini di WEF Davos 2026 menegaskan komitmen Polri dalam mendukung diplomasi Presiden, memperkuat citra positif Indonesia, serta memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara di kancah global.






