Paris Saint-Germain (PSG) dan penyerang andalannya, Ousmane Dembele, dilaporkan menemui jalan buntu dalam negosiasi perpanjangan kontrak. Perbedaan signifikan dalam tuntutan gaji menjadi hambatan utama yang membuat masa depan pemain berusia 28 tahun itu di Parc des Princes semakin tidak pasti.
Tawaran Gaji Fantastis Ditolak
Menurut laporan dari Tribuna, PSG telah mengajukan tawaran perpanjangan kontrak yang cukup menggiurkan bagi Dembele. Klub ibu kota Prancis itu siap menaikkan gaji sang pemain menjadi 30 juta Euro per musim, atau setara dengan Rp 595 miliar. Angka tersebut jika dihitung per pekan mencapai sekitar 600 ribu Euro.
Namun, tawaran tersebut rupanya belum sesuai dengan ekspektasi Dembele. Pemain yang bergabung dengan PSG pada musim panas 2023 ini dikabarkan menginginkan kenaikan gaji dua kali lipat, yakni mencapai 60 juta Euro per tahun. Tuntutan yang sangat tinggi ini langsung ditolak mentah-mentah oleh pihak klub.
PSG Jaga Neraca Keuangan dan Hindari Ego Pemain
Keputusan PSG untuk menolak tuntutan gaji ganda Dembele didasari oleh beberapa pertimbangan. Klub berupaya menjaga keseimbangan neraca keuangan mereka agar tetap sehat. Selain itu, PSG juga ingin menghindari potensi munculnya ego pemain yang berlebihan di dalam tim.
Jika tidak ada kata sepakat hingga akhir musim panas mendatang, PSG dikabarkan siap melepas Ousmane Dembele. Sejumlah klub dari Arab Saudi dilaporkan telah menyatakan minatnya untuk merekrut pemain asal Prancis tersebut.
Prestasi Gemilang Dembele Bersama PSG
Meskipun negosiasi kontrak berjalan alot, kontribusi Ousmane Dembele selama berseragam PSG tidak bisa diremehkan. Sejak didatangkan pada musim panas 2023, ia telah membantu klub meraih berbagai gelar domestik. Puncaknya, Dembele menjadi bagian penting dari tim yang berhasil menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Lebih lanjut, Dembele juga mencatatkan sejarah individu dengan menjadi pemain pertama PSG yang berhasil meraih gelar bergengsi Ballon d’Or.
Sumber: 90Menit.ID






