Berita

Dipasung 20 Tahun di Ponorogo, Pria ODGJ Akhirnya Dievakuasi Polisi

Advertisement

Ponorogo – Seorang pria berusia 60 tahun bernama Sukirno atau Kirno, yang telah dipasung oleh keluarganya selama dua dekade, akhirnya berhasil dievakuasi oleh aparat kepolisian di Desa Temon, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. Kirno dilaporkan mengalami gangguan jiwa yang menjadi alasan pemasungan tersebut.

Menurut laporan yang beredar pada Jumat (30/1/2026), Kirno telah hidup dalam kurungan besi berukuran kurang dari satu meter sejak tahun 2006. Pihak keluarga mengklaim bahwa pemasungan ini terpaksa dilakukan karena Kirno dinilai kerap membahayakan keselamatan anggota keluarga lainnya.

Kasus ini mulai menjadi perhatian publik setelah sebuah video yang memperlihatkan kondisi Kirno viral di media sosial. Video tersebut memicu keprihatinan dan desakan agar ada tindakan segera.

Awal Mula Gangguan Jiwa

Sarti, adik kandung Kirno, menceritakan bahwa kakaknya tersebut awalnya hidup normal. Perubahan drastis terjadi setelah Kirno mencoba mendalami ilmu kanuragan atau ilmu Jawa.

“Sakit jiwa kan dulu cari ilmu Jawa. Dia itu umurnya masih belum cukup, jadi ilmu Jawa yang masuk termasuk tingkat tinggi yang diminta. Akhirnya belum kuat kondisi kebatinannya. Jadinya seperti itu,” ungkap Sarti.

Advertisement

Proses Evakuasi yang Menegangkan

Setelah mendapat laporan, polisi segera mendatangi lokasi pemasungan untuk melakukan evakuasi. Namun, proses penyelamatan ini tidak berjalan mulus karena sempat mendapat penolakan dari pihak keluarga.

“Awalnya keluarga tidak memperbolehkan saya menjemput Pak Kirno karena takut nanti mengamuk. Tapi setelah kami negosiasi, akhirnya diperbolehkan,” ujar Kanitbinpolmas Polres Lamongan, Ipda Purnomo.

Proses evakuasi yang memakan waktu sekitar satu jam ini melibatkan upaya pembukaan paksa kandang besi. Petugas terpaksa menggunakan gerinda dan linggis karena kunci gembok kandang tersebut sudah hilang entah ke mana.

Ipda Purnomo menduga bahwa pemasungan ini juga dipengaruhi oleh pemahaman keluarga yang keliru, yang menganggap Kirno memiliki semacam kekebalan tertentu.

Advertisement