Seorang dokter yang pertama kali memeriksa jenazah selebgram Lula Lahfah di apartemen kawasan Jakarta Selatan memberikan keterangan mengenai kondisi almarhumah saat ditemukan. Dokter Rizki Nirwandhi Putra menjelaskan bahwa ia tiba di lokasi atas permintaan kerabat Lula dan langsung melakukan pemeriksaan.
Kondisi Awal Saat Ditemukan
Setibanya di kamar apartemen di lantai 25, dr. Rizki mendapati tubuh Lula Lahfah sudah terbujur kaku. “Saat saya temui kondisi almarhum sudah tidak sadar,” ujar dr. Rizki di Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat (30/1/2026). Ia kemudian melakukan serangkaian pemeriksaan tanda-tanda vital, termasuk denyut nadi, denyut jantung, pergerakan dinding napas, serta mencoba mengukur tensi dan suhu tubuh.
“Pada saat itu saya tidak berhasil meraba nadi,” tambahnya, mengindikasikan tidak adanya tanda-tanda kehidupan yang terdeteksi.
Prosedur Penanganan Jenazah
Setelah memastikan tidak ada tanda-tanda kehidupan, dr. Rizki melanjutkan prosedur penanganan jenazah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Ia melakukan dokumentasi terhadap temuan pemeriksaannya dan mencatat diagnosis awal terkait penyebab kematian Lula.
“Setelah saya menyatakan almarhum telah tiada, bagaimana SOP yang berlaku, praktik saya yang berasal dari salah satu klinik di Depok, maka adalah kewajiban saya mendokumentasikan temuan pemeriksaan saya dan kesimpulan sementara saya, dugaan diagnosa sementara saya dalam bentuk surat,” jelasnya.
Dokumen tersebut kemudian dikirimkan dalam format PDF kepada salah satu perwakilan kerabat Lula untuk keperluan pengurusan pemakaman oleh pihak keluarga.
Hasil Penyelidikan Polisi
Pihak kepolisian sebelumnya telah mengumumkan hasil penyelidikan terkait penyebab kematian Lula Lahfah. Berdasarkan temuan tersebut, polisi menyatakan tidak menemukan adanya unsur pidana dalam kasus tewasnya selebgram ini.






