Berita

Dua Pegawai RSUD Kudus Dibebastugaskan Usai Video Mesum Terekam CCTV

Advertisement

Kudus – Sebuah video mesum yang diduga melibatkan dua pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi Kudus viral di media sosial. Akibat kejadian tersebut, kedua oknum pegawai kini telah dibebastugaskan dari jabatannya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

RSUD Benarkan Kejadian dan Tindak Lanjuti

Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, Abdul Hakam, membenarkan bahwa pasangan yang terekam dalam video mesum tersebut diduga adalah pegawainya. Kejadian yang terekam oleh kamera CCTV itu sendiri diketahui terjadi pada tahun 2020.

“Orang yang diduga melakukan tidak senonoh diduga pegawai RSUD. Dua oknum pegawai RSUD Kudus,” jelas Abdul Hakam dalam konferensi pers di RSUD Kudus, Senin (5/1/2026).

Pihak rumah sakit tidak tinggal diam. Pemeriksaan internal telah dilakukan terhadap kedua pegawai yang diduga terlibat. “Bahwa kita melakukan pemeriksaan beberapa teman dan oknum yang terduga sehingga hasilnya bagaimana kita sampaikan tim pemeriksa, yang jelas dua oknum sudah dibebastugaskan,” ujar Abdul Hakam.

Sanksi Menanti Usai Pemeriksaan Inspektorat

Hasil pemeriksaan internal akan diserahkan kepada Inspektorat Kabupaten Kudus untuk proses selanjutnya. Mengenai sanksi yang akan diberikan, Abdul Hakam menyatakan akan dibahas lebih lanjut dalam rapat.

Advertisement

“Untuk sanksi apa yang kita berikan sesuai dengan dengan hasil pemeriksaan yang akan dilakukan oleh tim pemeriksaan,” katanya.

Keresahan dan Dampak pada Pelayanan

Abdul Hakam mengungkapkan bahwa video viral tersebut menimbulkan keresahan di lingkungan rumah sakit. Ia khawatir kelakuan tidak pantas kedua pegawainya dapat mengganggu pelayanan publik.

“Dengan adanya video beredar akan menimbulkan ketidaknyamanan kepada kami terutama di internal kami, akan merusak citra rumah sakit. Ini nanti akan menimbulkan dampak terhadap pelayanan,” pungkasnya.

Advertisement