Berita

Exit Tol Rawa Buaya Terbuka Usai 6 ‘Pak Ogah’ Ditangkap, Arus Lalu Lintas Lancar

Advertisement

Akses keluar Tol Rawa Buaya, Jakarta Barat, yang sempat ditutup dengan barier dan rantai kini telah dibuka kembali. Penutupan ini terjadi setelah enam orang yang dikenal sebagai ‘Pak Ogah’ ditangkap oleh pihak kepolisian.

Kondisi Terkini di Exit Tol Rawa Buaya

Pantauan di Jalan Outer Ring Road, Rawa Buaya, Jakarta Barat, pada Jumat (16/1/2026) pagi, menunjukkan bahwa pintu keluar tol tidak lagi terhalang rantai. Kendaraan kini dapat melintas tanpa hambatan. Arus lalu lintas dari arah tol menuju jalan arteri Rawa Buaya terpantau ramai lancar, meskipun sesekali terjadi perlambatan.

Di sekitar area pintu keluar tol, aktivitas ‘Pak Ogah’ masih terlihat. Seorang ‘Pak Ogah’ terlihat mengatur lalu lintas kendaraan yang hendak keluar dari pintu tol dengan memberikan isyarat tangan kepada pengendara. Pengendara mobil dan truk sesekali memberikan uang receh sebagai imbalan.

Keberadaan ‘Pak Ogah’ yang Masih Marak

Salah seorang warga sekitar, Esti (28), menyatakan bahwa keberadaan ‘Pak Ogah’ di pintu keluar Tol Rawa Buaya sudah menjadi pemandangan sehari-hari, terutama pada jam-jam sibuk. Ia menyebutkan bahwa tidak hanya satu, tetapi bisa lima hingga enam orang yang berjaga di lokasi tersebut.

“Tiap hari mah ada, itu baru keliatan satu. Biasanya lima apa enam semua di situ ngadangin mobil,” ujar Esti kepada wartawan.

Advertisement

Penangkapan Enam ‘Pak Ogah’

Sebelumnya, penutupan akses tol tersebut dipicu oleh penangkapan enam orang ‘Pak Ogah’ oleh polisi. Penindakan ini dilakukan setelah video yang menunjukkan penutupan akses tol viral di media sosial.

“Mengenai video viral terkait dugaan enam orang Pak Ogah yang menutup akses keluar tol, pada Rabu, 14 Januari 2026, tim gabungan mendatangi lokasi dan melakukan penangkapan serta pengamanan terhadap enam orang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Kamis (15/1).

Budi menambahkan bahwa polisi juga telah menyita sejumlah barang bukti dari keenam orang tersebut, termasuk uang tunai dan telepon seluler. Saat ini, keenam terduga ‘Pak Ogah’ tersebut telah dibawa ke Polsek Cengkareng untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Barang bukti antara lain uang tunai dan telepon seluler. Para terduga selanjutnya dibawa ke Polsek Cengkareng untuk menjalani proses lebih lanjut,” tuturnya.

Advertisement