Film asal Korea Selatan berjudul Extraction: Tygo yang dibintangi aktor Ma Dong-seok atau dikenal sebagai Don Lee, bersama anggota grup idola K-pop BLACKPINK, Lisa, akan melakukan syuting di beberapa lokasi di Indonesia. Salah satu lokasi syuting yang akan ditutup sementara adalah kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, karena melibatkan adegan berbahaya.
Penutupan Sementara Kawasan Kota Tua
Kepala Unit Pengelola Kawasan Kota Tua Jakarta, Denny Aputra, menjelaskan bahwa syuting akan dilakukan di area penunjang kawasan Kota Tua. Penutupan ini bertujuan untuk mempermudah kelancaran pembuatan film yang melibatkan Lisa BLACKPINK.
“Jadi, akan ditutup karena memang ada beberapa adegan berbahaya yang akan menjadi risiko buat yang melihat atau menonton, dan izinnya memang sudah sampai Polda juga karena adegan ledakan,” kata Denny kepada wartawan, Minggu (1/2/2026).
Denny merinci bahwa proses syuting akan berlangsung di Jalan Teh dan Jalan Cengkeh. Ia memastikan bahwa kawasan inti Kota Tua tetap dibuka untuk umum seperti biasa. “Kawasan inti tidak ditutup. Kan kawasan Kota Tua ada dua, inti dan penunjang,” jelasnya.
Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta Barat
Kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas lanjutan untuk pekan depan, mengingat proses syuting masih akan berlanjut di titik lain di kawasan Jakarta Barat. Kanit Lantas Tamansari Polres Metro Jakarta Barat, AKP Teguh A, mengonfirmasi adanya pengalihan arus di Jalan Cengkeh, Jakarta Barat, yang dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 7 Februari 2026.
“Sesuai rencana tanggal 1 sampai 7 Februari 2026 akan ada pengalihan arus di Jalan Cengkeh wilayah Jakbar,” ujar AKP Teguh A saat dimintai konfirmasi, Kamis (29/1/2026).
Sebelumnya, pada 28-29 Januari 2026, proses syuting film tersebut juga telah dilaksanakan di kawasan Kota Tua, tepatnya di Gedung Jasindo. Berikut adalah skema rekayasa lalu lintas yang berlaku di Jalan Nelayan, Cengkeh, dan Kalibesar Barat pada 1-7 Februari 2026:
- Pengalihan arus dari arah Cengkeh sisi utara ke arah Jalan Nelayan (Jembatan Intan).
- Pengendara dari Jembatan Intan diarahkan belok kiri ke arah Jalan Kalibesar Barat.
- Pengendara dari arah Tiang Bendera diarahkan belok kiri ke arah Jalan Ekor Kuning.
- Penutupan total dilakukan di Jalan Cengkeh 2.
Lokasi Syuting Lain di Sekitar Jabodetabek
Film Extraction: Tygo yang dibintangi Lisa BLACKPINK dilaporkan telah memulai periode syuting sejak 8 Desember 2025 dan mendapatkan izin langsung dari Mabes Polri. Lokasi syuting mencakup berbagai daerah di luar Jakarta Barat, termasuk Bandung Barat, Tangerang, Depok, dan Bekasi.
1. Bandung Barat
Di Bandung Barat, salah satu objek wisata alam di kawasan Karst Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menjadi lokasi syuting. Pengelola objek wisata tersebut, Ikbal Kamal Pasya, membenarkan adanya syuting film tersebut, meskipun tidak dapat memastikan kehadiran Lisa atau pemeran utama lainnya.
“Iya betul, untuk tempat kita ini dijadikan sebagai lokasi syuting film (Tygo). Tapi kalau soal apakah Lisa, kemudian pemeran utama lainnya ada di sini, saya sendiri kurang begitu tahu ya,” kata Ikbal kepada detikJabar, Selasa (20/1).
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) telah menerima surat pemberitahuan resmi dari pihak penyelenggara syuting sejak 18 Desember 2025.
2. Tangerang
Wilayah Kota Tangerang juga menjadi salah satu lokasi syuting film ini. Polisi memberlakukan pengalihan lalu lintas dan penutupan sementara Jalan KS Tubun Karawaci pada 28-31 Januari 2026. Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, menyatakan kebijakan ini merupakan tindak lanjut perizinan penggunaan ruang jalan dari pemerintah pusat.
“Kami sudah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman. Petugas Dishub dan kepolisian disiagakan untuk membantu pengaturan dan pengalihan arus,” ujar Achmad Suhaely di situs Korlantas Polri, Kamis (29/1/2026).
3. Cikini, Bekasi, hingga Depok
Selain di Jakarta Barat, syuting film ini juga dijadwalkan berlangsung di Cikini, Jakarta Pusat, serta di Depok dan Bekasi. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menginformasikan bahwa proses syuting berlangsung dari Desember 2025 hingga Maret 2026.
“Waktu (syuting mulai) 8 Desember 2025 sampai 30 Maret 2026,” kata Budi melalui keterangannya, Sabtu (31/1).
Budi merinci lokasi syuting yang mencakup Kota Tua, Kastil Batavia, Gedung CTC (Central Trading Company), Jembatan Baru, Muara Baru, Cikini Hospital, Bekasi, dan Kota Depok. Ia mengonfirmasi bahwa perizinan syuting telah dikeluarkan langsung oleh Mabes Polri karena melibatkan warga negara asing dan melintasi wilayah hukum lebih dari satu polda.
“Perizinan dari Mabes Polri karena melibatkan WNA (warga negara asing) dan dua provinsi wilayah hukum Polda Metro Jaya dan Polda Jabar,” imbuhnya.






