London – Striker Arsenal, Gabriel Jesus, menegaskan dirinya tidak gentar menghadapi persaingan di lini serang timnya, terutama dengan kehadiran Viktor Gyokeres dan Kai Havertz. Jesus baru saja pulih dari cedera lutut parah yang membuatnya absen sejak Januari 2025.
Kembali Berkompetisi Setelah Cedera Panjang
Sejak kembali bermain pada Desember lalu, Gabriel Jesus baru mencatatkan 11 penampilan di berbagai ajang, dengan sumbangan satu gol dan satu assist. Performa yang belum stabil ini memicu spekulasi mengenai masa depannya di Arsenal, apalagi klub telah mendatangkan Viktor Gyokeres dari Sporting CP pada bursa transfer musim panas lalu, serta Kai Havertz yang juga baru pulih dari cedera serupa.
Kehadiran kedua pemain tersebut secara otomatis membatasi kesempatan bermain Jesus. Namun, ia menyatakan tidak merasa khawatir. Sebaliknya, Jesus melihat persaingan ini sebagai motivasi untuk memberikan yang terbaik bagi Arsenal.
Persaingan Ketat Jadi Motivasi
Jesus menyambut baik kehadiran rekan-rekan setimnya yang berkualitas. Ia percaya bahwa persaingan yang ketat di Arsenal justru akan membuat tim semakin tangguh.
“Yah, itu pertanyaan yang sulit karena Vik (Gyokeres) adalah pemain yang luar biasa. Dia striker yang bisa mencetak gol kapan saja, setiap menitnya. Kai (Havertz) juga pemain luar biasa, striker top,” ujar Jesus seperti dikutip dari The Athletic.
Lebih lanjut, Jesus mengungkapkan rasa syukurnya bisa kembali merumput setelah mengalami cedera terparah dalam kariernya yang memaksanya menepi selama 11 bulan. “Saya senang akhirnya bisa kembali bermain. Saya baru saja mendapat cedera terparah sepanjang karier, 11 bulan. Saya senang dengan performa saya sejauh ini,” tambahnya.
Jesus menambahkan bahwa tidak ada jaminan posisi starter di klub sebesar Arsenal. “Tidak ada satu pun yang dijamin menjadi starter di klub seperti Arsenal.”
(mrp/aff)
Sumber: 90Menit.ID






