Gubernur Banten, Andra Soni, memerintahkan jajarannya untuk segera melakukan moratorium terhadap penerbitan izin tambang di wilayah Provinsi Banten. Langkah ini diambil sebagai upaya evaluasi mendalam terhadap aktivitas pertambangan yang ada, guna mencegah potensi bencana banjir dan masalah lingkungan lainnya.
Evaluasi Aktivitas Pertambangan
Andra Soni menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap izin tambang yang telah dikeluarkan. “Dinas ESDM saya minta tambang hari ini dievaluasi. Kemudian, jika diperlukan, dilakukan moratorium izin baru. Tambang yang beroperasi harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dan tanggung jawab sosial pun harus terpenuhi,” ujar Andra dalam sambutan penandatanganan perjanjian kinerja kepala perangkat daerah Provinsi Banten, Kamis (8/1/2026).
Gubernur menyoroti bahwa salah satu faktor penyebab banjir di Banten adalah maraknya aktivitas pertambangan ilegal. Ia mengingatkan bahwa insiden banjir, termasuk banjir bandang yang pernah terjadi di Banten, sebagian besar disebabkan oleh dampak aktivitas pertambangan, khususnya yang tidak memiliki izin resmi.
Monitoring Tambang Legal dan Moratorium
Selain menyoroti tambang ilegal, Andra juga meminta agar pertambangan yang telah berizin juga dievaluasi secara ketat. Moratorium izin tambang baru dianggap sebagai bagian krusial dari proses evaluasi ini. “Pertambangan yang legal pun harus kita monitoring. Apakah sudah sesuai dan kewajibannya telah dipenuhi? Ini untuk menjaga alam dan keselamatan warga. Moratorium perlu dilakukan dan penutupan juga wajib dilakukan,” tegasnya.
Untuk memastikan kebijakan ini berjalan efektif, Gubernur Andra meminta Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk berkoordinasi erat. Pemerintah Provinsi Banten akan menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait dalam penanganan kebijakan moratorium ini. “Tadi sudah kita perintahkan agar izin-izin tersebut betul-betul diawasi. Data sementara ada sekitar 200 izin aktif di Provinsi Banten,” ungkapnya.






