Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menangani hampir 6.000 titik jalan berlubang yang muncul akibat curah hujan tinggi. Penanganan ini bersifat sementara dan perbaikan permanen akan dilakukan setelah intensitas hujan menurun.
Penanganan Darurat Jalan Berlubang
Pramono Anung menjelaskan bahwa instruksi untuk segera menangani jalan berlubang telah diberikan dalam rapat terakhir, meskipun idealnya perbaikan menunggu curah hujan reda. “Untuk jalan berlubang, kemarin sebenarnya kita ingin menunggu sampai curah hujan turun. Tapi dalam rapat terakhir saya sudah memerintahkan semua jalan berlubang untuk segera ditangani,” kata Pramono di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (30/1/2026).
Saat ini, perbaikan yang dilakukan masih bersifat sementara. “Penanganannya sekarang ini memang sementara. Begitu nanti hujannya sudah tidak seperti sekarang, kita akan lakukan perbaikan secara permanen,” ujarnya.
Data Penanganan Dinas Bina Marga
Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah melakukan pendataan dan penanganan di berbagai ruas jalan. Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat hampir 6.000 lubang jalan telah diperbaiki sementara. “Dinas Bina Marga sudah menangani hampir 6.000 lubang yang ada di Jakarta. Itu sudah kami hitung,” ungkapnya.
Imbauan untuk Pengendara
Gubernur Pramono juga mengimbau seluruh pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalanan Ibu Kota. Potensi munculnya jalan berlubang akibat hujan yang terus-menerus masih ada. “Saya minta para pengendara berhati-hati karena memang di beberapa ruas jalan, akibat curah hujan yang tinggi dan terus-menerus, kondisinya menjadi berlubang,” pungkasnya.






