Kabupaten Lebak, Banten dilanda cuaca ekstrem awal tahun 2026. Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah tersebut memicu ambruknya tembok penahan tanah (TPT) di Kampung Cibenyer Tengah, Desa Parakanbeusi, Kecamatan Bojongmanik. Peristiwa ini dilaporkan berdampak pada dua keluarga.
Salah seorang warga, Odah, menceritakan bahwa tembok penahan tanah yang ambruk tersebut merupakan bagian dari rumah saudaranya dan rumah orang tuanya. “Yang ambruk itu rumah saudara dan Bapak saya,” ujar Odah saat dikonfirmasi pada Senin (5/1/2026).
Ia menambahkan bahwa intensitas hujan yang tinggi telah mengguyur kampungnya sejak siang hingga malam hari. “(Ambruk) warga langsung panik,” kata Odah.
Akibat kejadian tersebut, bagian dapur rumah orang tua Odah mengalami kerusakan yang cukup parah. Ia pun menyarankan agar orang tuanya mengungsi demi mengantisipasi potensi longsor susulan. “Kalau rumah Bapak saya, dapurnya jebol dan rusaknya cukup parah. Terpaksa Bapak ngungsi ke rumah kakek saya karena takut terjadi longsor susulan,” tuturnya.
Plt Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Lebak, Irman Utharman, membenarkan adanya laporan mengenai peristiwa tersebut. Pihaknya telah mengerahkan petugas untuk melakukan pengecekan di lokasi. “Memang ada laporan yang masuk ke kami kemarin. Saat ini tim sedang melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi dan dampaknya,” jelas Irman.






