Kawasan Kota Tua, Jakarta, berubah menjadi lautan manusia pada malam pergantian tahun. Ribuan warga memadati area bersejarah tersebut untuk merayakan datangnya tahun 2026, meskipun diguyur hujan sejak sore.
Kemeriahan Sejak Siang
Perayaan yang dimulai sejak pukul 14.00 WIB ini tidak surut oleh cuaca. Hingga berita ini diturunkan pada pukul 23.40 WIB, antusiasme pengunjung justru semakin membuncah. Penampilan sejumlah artis dan band ibu kota sukses menghibur masyarakat yang terus berdatangan bersama keluarga dan teman.
Pengunjung dari Berbagai Daerah
Salah satu pengunjung, Deli Sartika, yang berasal dari Tembilahan, Riau, mengaku sengaja datang ke Jakarta untuk merasakan atmosfer pergantian tahun di Kota Tua. “Ya, saya sedang liburan di Jakarta dari kemarin 25, dan saya juga memang mau tahun baruan di Jakarta,” ujarnya kepada detikcom, Rabu (31/12/2025).
Delia menceritakan tantangan yang dihadapi untuk mencapai lokasi. Hujan sempat membuatnya ragu, namun tekadnya untuk merayakan momen spesial ini lebih kuat. “Tadi sebenarnya sudah nggak mau datang karena hujan ya, cuma akhirnya saya paksakan hujan-hujanan naik KRL dari Stasiun Senen karena ini momen sekali seumur hidup dan nggak sia-sia datang ke sini,” tuturnya.
Doa Bersama Lintas Agama untuk Korban Bencana
Lebih dari sekadar ajang hiburan, perayaan ini juga diisi dengan aksi amal dan doa bersama lintas agama. Tokoh-tokoh dari enam agama, antara lain Dr. KH. Nurhadi, M. Ag. (Islam), Simon Bambang Winarso (Katolik), Pdt Samuel Rosa (Kristen), JM Gede Wiyadnya (Hindu), Jerry Darmawan (Buddha), dan Dq Min Khiong (Konghucu), turut hadir dan memanjatkan doa. Doa bersama ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap para korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Pejabat Turut Hadir
Hingga pukul 23.40 WIB, kawasan Kota Tua tetap ramai. Acara ini juga dihadiri oleh Wali Kota Jakarta Barat, Lon Mutmainnah, beserta jajaran Pemerintah Kota Jakarta Barat. Turut hadir pula Kepala Museum Sejarah Jakarta, Esti Utami, dan Kepala Museum Seni Rupa dan Keramik, Sri Kusumawati.
Perayaan malam tahun baru di Kota Tua kembali membuktikan diri sebagai salah satu titik favorit warga dan wisatawan untuk menyambut tahun 2026 dengan penuh suka cita.






