Berita

Isra Mikraj 1447 Hijriah Jatuh pada 16 Januari 2026, Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional

Advertisement

Umat Islam di Indonesia akan kembali memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW pada tahun 2026. Peringatan tahun ini merupakan yang ke-1447 dalam kalender Hijriah, dan jatuh pada hari Jumat, 16 Januari 2026. Tanggal ini telah ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Penetapan Tanggal Isra Mikraj 1447 Hijriah

Penetapan peringatan Isra Mikraj setiap tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriah merujuk pada susunan kalender yang berdasarkan peredaran bulan. Berdasarkan kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, tanggal 27 Rajab 1447 Hijriah bertepatan dengan 16 Januari 2026.

Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW yang ke-1447 Hijriah ini akan menjadi momen penting bagi umat Islam untuk merefleksikan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dan menerima perintah salat lima waktu.

Isra Mikraj Ditetapkan Sebagai Hari Libur Nasional

Pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sebagai hari libur nasional. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 8 Tahun 2024 tentang Hari-hari Libur. Penetapan tanggal merah setiap tahunnya diatur lebih lanjut melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama.

Advertisement

Dengan demikian, Jumat, 16 Januari 2026, akan menjadi hari libur nasional, memberikan kesempatan bagi umat Islam untuk menjalankan ibadah dan refleksi.

Makna Peristiwa Isra Mikraj

Isra Mikraj adalah peristiwa monumental dalam sejarah Islam, di mana Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan luar biasa dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina, yang kemudian dilanjutkan dengan Mikraj ke Sidratul Muntaha dalam satu malam. Peristiwa ini menjadi momen penting penerimaan perintah salat lima waktu, yang kini menjadi kewajiban utama bagi seluruh umat Islam.

Kementerian Agama RI menjelaskan bahwa Isra Mikraj mengandung nilai keimanan yang mendalam, keteguhan dalam menjalankan ibadah, serta penguatan spiritual. Peringatan tahunan ini menjadi pengingat akan pentingnya salat sebagai tiang agama yang relevan di setiap zaman.

Advertisement