Berita

Jalan Rusak di Taktakan Serang Picu Kecelakaan, Warga: Kemarin Ibu Hamil Terjatuh

Advertisement

SERANG – Kondisi jalan rusak di Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten, kembali menjadi sorotan. Kerusakan yang telah berlangsung bertahun-tahun ini dilaporkan seringkali menyebabkan kecelakaan bagi pengendara yang melintas. Salah satu warga, Ifan, menceritakan pengalaman mirisnya menyaksikan seorang ibu hamil terjatuh akibat jalan berlubang tersebut.

Kondisi Jalan yang Memprihatinkan

Jalan yang dimaksud adalah Jalan Komplek Taman Pesona Sitauan, Taktakan, membentang sepanjang kurang lebih satu kilometer dari Kantor Kelurahan Umbul Tengah hingga sebuah minimarket di Perumahan Taman Pesona. Menurut Ifan, kerusakan ini sudah terjadi sekitar lima tahun. Upaya perbaikan yang dilakukan tahun lalu hanya bersifat parsial dan tidak bertahan lama.

“Sudah sekitar lima tahun rusak, pernah ada diperbaiki sedikit saja. Itu pun tidak lama rusak lagi,” ujar Ifan, Jumat (23/1/2026).

Sering Sebabkan Kecelakaan

Ifan menambahkan bahwa jalan yang berlubang dan tidak rata tersebut sangat membahayakan. Pengendara sepeda motor kerap terjatuh. Ia mengaku pernah menolong seorang ibu hamil yang menjadi korban kecelakaan di jalan tersebut.

“Sering buat orang terjatuh. Beberapa hari lalu ada ibu hamil yang juga terjatuh. Kasihan, saya bantu,” katanya.

Situasi semakin diperparah saat hujan. Genangan air menutupi lubang-lubang, membuatnya sulit terlihat oleh pengendara.

“Jadi tidak kelihatan lubang-lubangnya. Harus hati-hati,” tuturnya.

Advertisement

Harapan Warga

Warga lainnya, Ida, menyuarakan harapannya agar perbaikan jalan segera dilakukan. Ia berharap jalan di wilayahnya dapat mulus kembali, idealnya dibeton.

“Minta tolong segera diperbaiki lah. Kalau diaspal sering rusak, ya mungkin dibeton saja,” harap Ida.

Budi Doremi Turut Menyoroti

Sebelumnya, penyanyi Budi Doremi, yang juga merupakan warga Kota Serang, menyoroti kondisi jalan tersebut melalui unggahan di Instagram pribadinya. Dalam sebuah video, ia terlihat melewati jalanan yang rusak parah dan berlubang.

“Kapan ya, jalan di Sitauan ini dibenerin, sepertinya masih kapan-kapan nih. Tak tahu lah saya, kita berdoa saudara-saudara warga di sini,” ucap Budi Doremi dalam unggahannya.

Budi Doremi menjelaskan bahwa saat hujan, jalan tersebut menjadi becek, sementara saat musim kemarau, jalanan dipenuhi debu.

Advertisement