Jakarta – Menjelang puncak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Instruksi ini disampaikan usai Kapolri melakukan peninjauan langsung di Pelabuhan Merak dan memantau operasional Jasa Marga Toll Road Command Center.
Kesiapan di Pelabuhan Merak dan Antisipasi Bencana
Dalam kunjungannya di Pelabuhan Merak, Jenderal Sigit secara spesifik meninjau kesiapan posko personel Polri. Ia juga mengecek ketersediaan alat-alat mitigasi bencana. Peninjauan ini dilakukan mengingat Provinsi Banten diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Teknologi Korlantas Polri dalam Operasi Lilin 2025
Selanjutnya, di Command Center Jasa Marga, Kapolri memantau berbagai teknologi yang dikerahkan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dalam Operasi Lilin 2025. Teknologi yang diperiksa meliputi mobil command center yang berfungsi sebagai pusat kendali operasional pemantau lalu lintas bergerak, serta mobil pembawa drone ETLE quad copter yang terintegrasi langsung dengan pusat kendali. Selain itu, Kapolri juga meninjau mobil RAR yang dilengkapi dengan Hydraulic Spreader.
“Kita melanjutkan melaksanakan pengecekan di Jasa Marga melaksanakan pengecekan tentang kesiapan dari pos terpadu, di mana disiapkan berbagai macam peralatan-peralatan yang digunakan untuk menghadapi situasi-situasi yang tidak kita inginkan, misalkan peralatan untuk menghadapi atau mengantisipasi apabila terjadi laka. Kemudian juga ada peralatan yang digunakan untuk mengecek kondisi jalan, termasuk juga tadi ada drone yang bisa digunakan untuk meng-capture pelanggaran yang terjadi dengan sistem ETLE,” ujar Jenderal Sigit di Jasa Marga Toll Road Command Center, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Senin (22/12/2025).
Perbaikan Jalur Tol Pasca-Bencana
Saat memantau kondisi jalan tol melalui layar Command Center Jasa Marga, Kapolri sempat menyoroti jalur tol di wilayah Medan yang sebelumnya terdampak bencana banjir dan longsor. Ia mengapresiasi bahwa perbaikan jalur tersebut telah selesai.
“Di dalam tadi juga kita bisa mengecek tentang kondisi terakhir dari seluruh jalur tol yang ada di Indonesia, baik yang ada di Jawa Tengah, kemudian, yang ada di Jawa Barat, kemudian tadi melihat jalur yang sempat terdampak bencana di wilayah Medan, alhamdulillah jalurnya juga sudah selesai, dan ini tentunya saya ucapkan terima kasih kepada jajaran Jasa Marga,” jelasnya.
Arahan Presiden dan Pelayanan Masyarakat
Jenderal Sigit menekankan pentingnya sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. “Sebagaimana hal hal yang disampaikan Bapak Presiden bahwa kegiatan operasi Nataru dalam rangka pelayanan masyarakat yang melaksanakan mudik, balik, dan juga melaksanakan kegiatan ibadah, dan juga rangkaian pergantian akhir tahun juga bisa diberikan pelayanan yang baik,” tegasnya.
Peningkatan Arus Lalu Lintas Nataru
Mengenai arus lalu lintas, Kapolri mengungkapkan bahwa secara keseluruhan masih terpantau normal, meskipun sudah terjadi peningkatan kendaraan. “Tadi kita lihat untuk peningkatan jumlah masyarakat yang melaksanakan mudik ataupun balik sampai dengan hari ini, masih terpantau normal namun terjadi peningkatan kurang lebih 21 sampai 22 persen dari target sekitar 666 ribu yang memasuki atau meninggalkan Jakarta,” ungkapnya.
Ia memastikan bahwa Korlantas Polri telah menyiapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas, termasuk contraflow hingga one way, untuk mengantisipasi potensi kemacetan dan memastikan kelancaran arus mudik dan balik.
Koordinasi dengan BMKG
Terakhir, Kapolri mengimbau seluruh jajarannya untuk senantiasa mengikuti dan memantau arahan BMKG terkait prakiraan cuaca selama periode Nataru. Personel Polri diminta bersiap dan turut membantu menyebarkan informasi cuaca kepada masyarakat guna membantu mereka dalam merencanakan kegiatan.






