Berita

Jembatan Pelabuhan Tanjung Buton Siak Ambruk, Mobil dan Motor Terjun ke Laut

Advertisement

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Riau ketika jembatan penghubung daratan ke Pelabuhan Tanjung Buton, Siak, dilaporkan ambruk pada Senin (5/1/2026) sore. Akibatnya, satu unit mobil minibus dan sejumlah sepeda motor dilaporkan jatuh ke laut.

Jembatan Ambruk Sore Hari

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ini terekam dalam video yang kemudian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat sebuah mobil minibus berwarna putih dengan nomor polisi BM 1648 LO jenis Toyota Avanza ikut terseret arus setelah jembatan runtuh. Upaya evakuasi terhadap kendaraan tersebut segera dilakukan.

Jembatan yang dikelola oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjung Buton ini diketahui telah direkomendasikan untuk ditutup beberapa waktu sebelumnya karena kondisinya yang miring. Kerusakan jembatan ini diduga telah berlangsung sejak tahun 2024 akibat minimnya perawatan saat masih dikelola oleh PT Samudra Siak, sebuah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten Siak yang bertugas mengelola Kawasan Industri Tanjung Pelabuhan (KITB).

Bupati Siak Langsung Cek Lokasi

Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Siak, Afni Zulkifli, segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan langsung. Tujuannya adalah untuk memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Advertisement

“Kami tadi sudah ke lokasi sama Pak Wabup, DPRD dan lainnya. Kami ingin memastikan tidak ada korban,” ujar Afni kepada detikSumut.

Lebih lanjut, Afni mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan KSOP sebagai perwakilan dari Kementerian Perhubungan, mengingat pengelolaan jembatan tersebut berada di bawah kewenangan KSOP Kelas II Tanjung Buton, yang merupakan bagian dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

“Kami juga tadi sudah koordinasi sama teman-teman KSOP atau perwakilan Kemenhub di lapangan. Ya kita terus bersinergi nanti bagaimana bisa ditangani karena ini juga dikelola oleh KSOP, tetapi berada di wilayah kita dan ada juga warga kita bekerja di situ 40-an orang,” jelas Bupati.

Advertisement