Pelatih Benfica, Jose Mourinho, memberikan pandangannya kepada bek Real Madrid, Dean Huijsen, usai pertandingan Liga Champions di Estadio da Luz, Lisbon, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Mourinho menilai tim tamu beruntung hanya menelan kekalahan 2-4.
Momen Reuni dan Komentar Mengejutkan
Pertandingan antara Benfica dan Real Madrid berlangsung dramatis. Hingga menit-menit akhir, Benfica hanya unggul tipis 3-2. Namun, gol penalti dari kiper Anatoliy Trubin di masa injury time memastikan kemenangan 4-2 untuk tuan rumah.
Usai laga, Mourinho terlihat menyempatkan diri berbincang dengan Huijsen di lorong stadion. Pertemuan ini menjadi momen reuni bagi keduanya, mengingat Huijsen pernah berada di bawah asuhan Mourinho di AS Roma pada tahun 2024.
Dalam percakapannya dengan TNT Sports, Mourinho mengungkapkan isi pembicaraannya dengan bek muda Madrid tersebut. “Dean dulu pemain saya di Roma, dia berteman dengan anak-anak saya dan keluarga kami saling mengenal dengan baik, jadi saya punya hubungan yang baik dengannya,” ujar Mourinho.
Mourinho kemudian menyampaikan pandangannya mengenai jalannya pertandingan. “Kami cuma bicara soal pertandingan dan, tentu saja, ia kecewa. Tapi saya bilang kepadanya, ‘Kalian beruntung! Kalian beruntung cuma kalah 4-2, karena bisa saja lebih’,” ucapnya, menyiratkan bahwa skor bisa saja lebih telak bagi keunggulan Benfica.
Dampak Hasil Pertandingan
Kemenangan dramatis ini membawa Benfica, yang sempat berada dalam posisi sulit, lolos ke babak playoff Liga Champions untuk memperebutkan tiket ke babak 16 besar. Sementara itu, kekalahan ini membuat Real Madrid harus berjuang melalui babak playoff untuk bisa melaju ke fase gugur.
Pertandingan ini menjadi sorotan, tidak hanya karena hasil akhir yang menegangkan, tetapi juga karena interaksi menarik antara dua figur sepak bola yang memiliki ikatan masa lalu.
Sumber: 90Menit.ID






