Berita

Kakorlantas Polri Berduka Atas Kecelakaan Maut di Tol Krapyak, Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Advertisement

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menyampaikan duka cita mendalam atas insiden kecelakaan bus PO Cahaya Trans yang merenggut 16 nyawa di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang. Insiden tragis ini terjadi bertepatan dengan dimulainya periode libur Natal dan Tahun Baru 2026.

Analisis Penyebab Kecelakaan Segera Dilakukan

Irjen Agus menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan analisis mendalam terhadap kecelakaan lalu lintas tersebut untuk mengungkap akar penyebabnya. “Ya memang kami berduka ya, sebetulnya ada kecelakaan yang menonjol, tetapi belum bisa kami ekspos. Nanti mohon waktu, nanti akan kita sampaikan setelah ada Traffic Accident Analysis menganalisa, kita ada gelar, tentunya akan kita sampaikan penyebabnya apa,” ujar Irjen Agus kepada wartawan di Command Center Km 29, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, Senin (22/12/2025).

Ia menekankan pentingnya kewaspadaan dan ketertiban berlalu lintas bagi seluruh masyarakat, terutama menjelang dan selama masa libur panjang.

“Dan yang jelas kami berduka dengan peristiwa ini. Moga-moga ke depan semuanya tertib berlalu lintas. Natal aman dan kondisi lalu lintas terus lancar,” tegasnya.

Advertisement

Kronologi Singkat Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans

Kecelakaan maut tersebut melibatkan bus PO Cahaya Trans dengan nomor polisi B 7201 IV yang melaju dari Jakarta menuju Yogyakarta. Menurut keterangan Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, insiden terjadi sekitar pukul 00.45 WIB. Bus yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi menabrak pembatas jalan di tikungan jalur penghubung RAM 3, exit Tol Krapyak Semarang.

Dari total 34 orang yang berada di dalam bus, 16 penumpang dilaporkan meninggal dunia, sementara 18 lainnya selamat dan segera mendapatkan penanganan medis. Tim SAR gabungan dari Basarnas Kota Semarang segera dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian dan evakuasi korban.

Advertisement