Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Minta Maaf Atas Kinerja Polri yang Belum Memenuhi Harapan Masyarakat

Advertisement

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf atas nama institusi Polri apabila masih terdapat pelaksanaan tugas yang belum memenuhi harapan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan di tengah evaluasi kinerja Polri tahun 2025 yang dinilai mencapai angka 91,54% atau dalam kategori sangat baik.

Evaluasi Kinerja Polri 2025

Jenderal Sigit memaparkan capaian kinerja Polri sepanjang tahun 2025 dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (26/1/2026). Ia merinci berbagai kontribusi Polri, termasuk dalam swasembada pangan dan capaian desk ketenagakerjaan.

Meskipun secara umum kinerja Polri mendapat predikat sangat baik, Jenderal Sigit menekankan bahwa institusinya menyadari masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, ia secara pribadi dan mewakili institusi memohon maaf jika ada tugas yang belum sesuai ekspektasi publik.

Harapan Dukungan dan Pengawasan

Di akhir paparannya, Jenderal Sigit tidak hanya menyampaikan permohonan maaf, tetapi juga memohon dukungan dan pengawasan dari berbagai elemen bangsa. Ia berharap Komisi III DPR RI, masyarakat, TNI, kementerian, lembaga, pemerintah daerah, tokoh, aktivis, LSM, ormas, buruh, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat dapat memberikan dukungan doa serta pengawasan kepada Polri.

“Kami tentunya menyadari bahwa kami jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, selaku institusi, mewakili institusi Polri, kami mengucapkan mohon maaf apabila masih terdapat pelaksanaan tugas Polri yang belum memenuhi harapan masyarakat,” ujar Jenderal Sigit.

Advertisement

Dukungan dari masyarakat, menurut Kapolri, sangat krusial bagi Polri untuk terus memaksimalkan pelayanan. Ia juga memohon doa agar Polri dapat mewujudkan transformasi menjadi institusi yang humanis, tegas, dekat, serta dicintai masyarakat.

“Kami tentunya selalu berharap kepada pimpinan DPR RI khususnya Komisi III, masyarakat, rekan-rekan TNI, kementerian, lembaga, pemerintah daerah, tokoh, aktivis, LSM, rekan-rekan ormas, buruh, mahasiswa dan segenap elemen bangsa lainnya untuk bisa memberikan dukungan doa dan pengawasan kepada kami,” tambahnya.

“Mohon dukungan dan doanya agar kami bisa mewujudkan Polri yang humanis, tegas, dekat serta dicintai masyarakat, sebagaimana transformasi Polri menuju bersih,” ungkapnya.

Advertisement