Manado, Sulawesi Utara – Musibah kebakaran melanda Panti Werdha Damai di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Rabu (7/1/2026), merenggut nyawa 17 penghuni lanjut usia (lansia). Dugaan kuat penyebab kebakaran adalah korsleting listrik yang berasal dari area dapur panti.
Penyelidikan dan Saksi
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulut, AKBP Suryadi, menyatakan bahwa api diduga berasal dari korsleting listrik di dapur panti. “Yang jelas api berasal dari area dapur, ada dugaan korsleting listrik,” ujar Suryadi kepada detikSulsel, Rabu (7/1/2026).
Pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang saksi untuk mendalami penyebab pasti kebakaran. Saksi yang diperiksa meliputi ketua yayasan, sekretaris, dan para penjaga panti. “Jumlah saksi yang sudah dilakukan pemeriksaan berjumlah 12 orang,” ungkap Suryadi.
Korban Bertambah
Jumlah korban tewas akibat kebakaran tersebut dilaporkan bertambah menjadi 17 orang. Sebelumnya, tercatat 16 korban jiwa. Penambahan satu korban jiwa terjadi pada Senin (5/1/2026) setelah salah satu penghuni yang menderita luka bakar parah (70%) meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Korban meninggal akibat kebakaran sudah 17 orang, sebelumnya 16. 1 korban yang luka bakarnya 70 persen sudah meninggal dua hari lalu,” jelas Suryadi.






