SERANG – Keluhan mengenai kondisi jalan rusak di wilayah Sitauan, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, yang diunggah oleh penyanyi Budi Doremi, mendapat respons cepat dari Pemerintah Kota Serang. Pihak dinas terkait memastikan perbaikan akan segera dilakukan menggunakan anggaran APBD Kota Serang dan Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Perbaikan Jalan Taman-Taktakan Segera Dilakukan
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi, menyatakan bahwa jalan yang dikeluhkan, yakni Jalan Taman Pesona Sitauan atau Jalan Taman-Taktakan, akan segera dibeton. “Jalan di Sitauan itu, kalau Jalan Taman Pesona, namanya Jalan Taman-Taktakan, itu akan dibeton dari anggaran APBD dan Bankeu Tangsel,” ujar Iwan Sunardi pada Senin (26/1/2026).
Bantuan Keuangan dari Kota Tangerang Selatan senilai Rp 65 miliar diberikan sebagai kompensasi atas kerja sama pembuangan sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPSA) Cilowong, Taktakan. Dana Bankeu ini dialokasikan khusus untuk pembangunan infrastruktur di wilayah terdampak, yaitu Kecamatan Taktakan dan Cilowong.
Meskipun Iwan Sunardi tidak merinci kapan tepatnya pekerjaan akan dimulai, ia menargetkan perbaikan jalan tersebut selesai pada tahun ini. “Insyaallah tahun ini tuntas,” katanya optimistis.
Sorotan Budi Doremi Picu Perhatian
Sebelumnya, Budi Doremi, yang merupakan warga Kota Serang, menyoroti kondisi jalan rusak di Kecamatan Taktakan melalui unggahan di Instagram pribadinya. Dalam video yang dibagikannya, terlihat mobil yang ditumpanginya melintasi jalan berlubang yang tergenang air saat hujan.
“Kapan ya, jalan di Sitauan ini dibenerin, sepertinya masih kapan-kapan nih. Tak tahu lah saya, kita berdoa saudara-saudara warga di sini,” ucap Budi Doremi dalam video tersebut, menggambarkan kondisi jalan yang becek saat hujan dan berdebu saat kemarau.
Jalan yang menjadi sorotan adalah Jalan Kompleks Taman Pesona Sitauan, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Saat dikunjungi pada Jumat (23/1/2026), kondisi jalan tersebut memang rusak parah dengan banyak kubangan air dan gelombang. Beberapa titik jalan yang berlubang telah ditambal seadanya menggunakan batu kerikil untuk mengurangi kedalaman lubang.






