Kemenangan Inter Milan atas Cremonese dalam lanjutan Serie A pada Minggu (1/2/2026) harus tercoreng insiden pelemparan flare yang mengenai kiper Cremonese, Emil Audero. Lautaro Martinez, kapten Inter Milan, menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.
Insiden di Stadio Giovanni Zini
Pertandingan yang digelar di markas Cremonese, Stadio Giovanni Zini, Cremona, itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Inter Milan. Namun, momen kurang menyenangkan terjadi pada awal babak kedua.
Sebuah flare dilaporkan meluncur dari tribun suporter Inter Milan dan jatuh di dekat gawang Cremonese yang dijaga oleh Emil Audero. Kiper tim nasional Indonesia itu terlihat sempat berguling-guling karena terkena dampak lemparan tersebut.
Menyaksikan kejadian itu, para pemain Inter Milan segera berlari menghampiri Audero untuk memeriksa kondisinya. Tim medis pun segera memberikan penanganan. Beruntung, Audero dilaporkan tidak mengalami cedera serius, meskipun sempat merasakan sakit pada kakinya.
Permintaan Maaf Kapten Inter
Mewakili klubnya, Lautaro Martinez menyampaikan penyesalan dan permintaan maaf kepada Emil Audero, yang notabene pernah menjadi rekan setimnya di Inter Milan.
“Hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi,” ujar Lautaro kepada DAZN. “Ada risiko pribadi. Pemain bola juga manusia. Kami memberikan pertunjukan yang ditonton seluruh dunia, jadi kami harus hati-hati soal hal-hal seperti ini.”
Lebih lanjut, Lautaro menegaskan permintaan maafnya kepada Audero dan juga suporter Cremonese.
“Kami minta maaf kepada Audero, yang merupakan seorang juara bersama kami ketika kami mendapat bintang kedua, dan kami meminta maaf kepada fans Cremonese. Hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi,” tutupnya.
Sumber: 90Menit.ID






