Sepakbola

Liverpool ‘Hobi’ Lepas Talenta Akademi, dari Trent Alexander-Arnold hingga Curtis Jones

Advertisement

Liverpool tampaknya memiliki kebiasaan baru dalam melepas para pemain jebolan akademinya. Sejumlah talenta muda telah meninggalkan Anfield dalam beberapa waktu terakhir, dan kini Curtis Jones dikabarkan menyusul. Perginya Trent Alexander-Arnold ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2025 menjadi sorotan utama. Bek sayap kanan berusia 26 tahun itu hengkang dengan status bebas transfer setelah memenangkan semua gelar bersama The Reds.

Kesepakatan Kontrak yang Gagal

Meski pihak klub berupaya memperpanjang kontraknya, kesepakatan tak kunjung tercapai. Alexander-Arnold, yang pernah bermimpi menjadi kapten Liverpool, akhirnya harus berpisah dengan klub masa kecilnya.

Daftar Pemain Akademi yang Dilepas

Selain Alexander-Arnold, beberapa pemain akademi Liverpool lainnya juga dilepas pada bursa transfer musim panas lalu:

Advertisement

  • Jarell Quansah: Dilepas ke Bayer Leverkusen, meskipun Liverpool masih memiliki klausul pembelian kembali.
  • Caoimhin Kelleher: Kiper yang sempat digadang-gadang menjadi penerus Alisson Becker ini dijual ke Brentford karena merasa gerah hanya menjadi cadangan.
  • Ben Gannon-Doak: Winger muda berusia 20 tahun ini dijual ke Bournemouth, dengan Liverpool memiliki klausul pembelian balik dalam lima tahun ke depan.
  • Tyler Morton: Gelandang bertahan berusia 23 tahun ini dijual ke Lyon dan langsung menjadi andalan di lini tengah klub Prancis tersebut.

Sementara itu, Harvey Elliott dipinjamkan ke Aston Villa. Kabar terbaru menyebutkan Curtis Jones juga berencana hengkang dan kemungkinan akan dipinjamkan ke Inter Milan.

Strategi Transfer Liverpool

Liverpool selama ini dikenal sebagai salah satu klub yang mampu melahirkan banyak pemain muda berbakat. Namun, belakangan ini, klub berjuluk The Reds ini justru lebih gemar berbelanja pemain baru dan cenderung melepas para jebolan akademinya, meskipun masih menyertakan klausul pembelian kembali. Pertanyaan muncul, apakah strategi ini akan membawa keuntungan atau justru berujung pada kerugian bagi Liverpool di masa depan?

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement