Berita

Mantan Suami Bacok Pasutri di Pamijahan Bogor, Korban Alami Luka Serius di Kepala

Advertisement

Bogor, Jawa Barat – Pasangan suami istri berinisial HT (43) dan NB (41) menjadi korban pembacokan di kediaman mereka di Desa Gunung Picung, Kecamatan Pamijahan, Bogor. Pelaku diduga adalah mantan suami dari NB.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu (7/1/2026) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB. Menurut Kapolsek Cibungbulang Kompol Iwan Wahyudi, pelaku mendatangi rumah korban dan terlibat cekcok mulut sebelum melancarkan aksinya.

“Iya betul, (korban) sudah membuat laporan. Jadi korbannya dua orang, satu perempuan dan suaminya yang sekarang,” ujar Kompol Iwan Wahyudi, Selasa (6/1/2026).

“Ini kan yang perempuan mantan istrinya yang bersangkutan, jadi pelaku ini mantan suaminya,” tambahnya.

Kondisi Korban

Kedua korban mengalami luka serius akibat senjata tajam. NB menderita luka di kepala, tangan, dan telinga. Sementara suaminya, HT, juga mengalami luka bacok di bagian kepala.

“Kurang lebih kejadian jam 01.00 WIB di kediamannya di Pamijahan. Korban perempuan mengalami luka di kepala (akibat senjata tajam), di tangannya, di telinganya. (Suaminya) sama luka di kepala,” jelas Kompol Iwan Wahyudi.

Advertisement

Kedua korban segera dilarikan ke RSUD Kota Bogor. Juru bicara rumah sakit, Patrick, menjelaskan kondisi mereka saat tiba.

“Dibawa ke IGD RSUD Kota Bogor pada pukul 10 pagi dengan luka berbeda. NB datang dengan keluhan nyeri hebat di kepala sebelah kiri setelah dianiaya menggunakan golok, disertai luka robek di telinga kiri. Suaminya, HT, mengalami beberapa luka bacok di bagian kepala. Kondisinya yang paling parah dalam insiden ini,” kata Patrick.

Proses Penyelidikan

Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini. Kompol Iwan Wahyudi menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap korban masih tertunda karena kondisi mereka yang masih dalam perawatan dan mengalami trauma.

“Kita belum terlalu banyak tanya kepada si korban karena si korban masih dalam keadaan trauma ya, jadi kita nggak mungkin dalam keadaan sakit begitu kita tanya-tanya gitu kan,” tutur Kompol Iwan Wahyudi.

Advertisement