Polisi berhasil menangkap seorang pria berinisial TH (38) yang diduga melakukan pembacokan terhadap pasangan suami istri (pasutri) berinisial HT (43) dan NB (41) di Pamijahan, Bogor, Jawa Barat. Pelaku merupakan mantan suami dari NB.
Penangkapan Pelaku
Jajaran Satreskrim Polres Bogor, bekerja sama dengan Polsek Cibungbulang dan Polsek Kemang, berhasil meringkus pelaku penganiayaan berat tersebut. Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyatakan, “Jajaran Satreskrim Polres Bogor melalui tim resmob bekerja sama dengan Polsek Cibungbulang dan Polsek Kemang berhasil meringkus pelaku penganiayaan berat yang terjadi di wilayah hukum Polsek Cibungbulang.” Pelaku TH ditangkap di wilayah Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, setelah sempat melarikan diri dari lokasi kejadian.
“Setelah kejadian, terduga pelaku meninggalkan lokasi dan berpindah tempat hingga akhirnya diamankan di wilayah Cibeteung, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polsek Cibungbulang untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” jelas AKBP Wikha Ardilestanto.
Motif Diduga Dipicu Pernikahan Mantan Istri
Kapolsek Cibungbulang Kompol Iwan Wahyudi sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa identitas pelaku sudah diketahui dan pengejaran telah dilakukan. “Sudah diketahui identitas pelakunya, terus kemudian kita sudah lakukan pengejaran,” ujar Kompol Iwan Wahyudi.
Pelaku TH adalah mantan suami dari korban NB. NB kini telah menikah lagi dengan HT dan tinggal di Pamijahan. Kompol Iwan Wahyudi menduga motif pelaku dipicu oleh rasa cemburu atau ketidakpuasan atas pernikahan mantan istrinya. “Jadi pelaku mantan suaminya. Mantan istrinya itu kan kawin lagi tuh, tinggalnya di Pamijahan, dengan asli orang situ. Sekilas bahwa pelaku itu memang mantan suaminya dulu, ya laki-laki dewasa lah itu. Ya mungkin kita tahu lah, laki-laki dewasa kalau istri kawin lagi gimana, tapi nanti kita dalami lagi,” ungkapnya.
Akibat pembacokan tersebut, korban NB mengalami luka di bagian kepala, sementara suaminya, HT, juga menderita luka di kepala.






