Di tengah hiruk-pikuk Ibu Kota, sebuah tempat menawarkan perjalanan waktu ke era keemasan Nusantara. Gerbang kokoh dan tata ruang penuh simbol seolah meredam bising kota, itulah Kraton Majapahit Jakarta. Tempat ini merupakan replika sebagian Istana Kerajaan Majapahit, yang dulunya pernah menjadi imperium terbesar di Asia Tenggara pada 1293–1527 Masehi.
Lokasi dan Simbolisme Awal
Berlokasi di Jalan Raya Mabes Hankam, Cipayung, Jakarta Timur, Kraton Majapahit Jakarta menyambut pengunjung dengan kereta kencana berlapis emas di sisi kanan gerbang, mengingatkan pada penggunaan kereta oleh raja-raja Jawa. Di dekatnya, berdiri patung pendiri Kraton Majapahit Jakarta, AM Hendropriyono. Patung ini merefleksikan kenangan duel tempur AM Hendropriyono di perbatasan Kalimantan Barat Sarawak pada tahun 1973.
Di bawah patung tersebut, tersemat prasasti dari tokoh-tokoh penting, termasuk mantan PM Singapura Lee Kuan Yew dan Guru Besar Sejarah UGM Djoko Suryo. Prabowo Subianto juga turut menandatangani prasasti yang menegaskan replika Kraton Majapahit sebagai perintis kebangkitan nasional bangsa di bidang kebudayaan.
Arsitektur dan Replika Bangunan Kunci
Memasuki area belakang patung, pengunjung akan mendapati pendopo emas Maha Raja Hayam Wuruk. Bangunan ini terbuat dari kayu jati pilihan dengan ukiran artistik pada soko utama. Sepasang kursi mewah yang merupakan replika singgasana raja dan ratu Majapahit turut menambah kemegahan.
Terdapat pula replika Candi Brahu, yang aslinya berada di situs Trowulan, Mojokerto, bekas ibu kota Majapahit. Selain itu, pengunjung dapat melihat balairung Majapahit Gajah Mada yang luas. Pintu sebelah kiri balairung dihiasi mahkota Maharaja Hayam Wuruk dan Ratu Tribuana Tunggadewi, sementara sisi kanan menampilkan patung setengah badan Mahapati Gajah Mada.
Fasilitas dan Potensi Acara
Kraton Majapahit Jakarta juga dilengkapi dengan Tamansari Tribuana Dewi yang memiliki air terjun, menawarkan tempat bersantai di tengah pepohonan teduh. Dengan luas lahan 5.500 meter persegi, tempat ini potensial digunakan untuk berbagai acara, mulai dari pernikahan, reuni, hingga seminar.
Kunjungan Pejabat dan Apresiasi Sejarah
Kraton Majapahit Jakarta telah beberapa kali menerima kunjungan dari pejabat publik. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad sempat hadir pada Rabu (23/4/2024) dan disambut dengan kemeriahan Genderang Sangkakala. Ia kemudian meninjau pendopo dan alun-alun didampingi AM Hendropriyono.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga pernah mengunjungi Kraton Majapahit Jakarta. Ia memuji tempat ini karena menampilkan sejarah Indonesia. “Yang pertama jujur saya sangat kagum dengan inspirasi dari Bapak AM Hendropriyono yang memberikan begitu banyak dan menggali sejarah Indonesia yang sebenarnya sangat luar biasa,” ujar Sigit kepada wartawan pada Selasa (7/5/2024). Ia menekankan pentingnya generasi muda menghargai sejarah, mengapresiasi inspirasi yang diberikan Hendropriyono melalui pembangunan replika ini.






