Berita

Menteri Imigrasi Agus Andrianto Tekankan 15 Program Aksi 2026 Harus Dilaporkan Berjenjang

Advertisement

Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menekankan pentingnya komitmen moral, profesional, dan implementasi 15 program aksi kementerian pada tahun 2026. Dalam pengarahan perdana kepada jajaran pegawai di awal tahun, Agus meminta agar kemajuan program-program tersebut dilaporkan secara berjenjang dan berkala untuk memastikan pengawasan kinerja yang efektif.

“Ini merupakan tekad kita bersama untuk menjaga komitmen moral dan profesional yang wajib bisa dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada negara, tetapi juga kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Menteri Agus dalam keterangan resmi Kementerian Imipas pada Selasa (6/1/2026).

Kegiatan pengarahan yang digelar pada Senin (5/1) tersebut bertujuan untuk mengawali pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Imipas di tahun 2026. Menteri Agus mendorong jajarannya untuk bersemangat dalam menerapkan nilai inti pelayanan publik yang telah dicanangkan, yaitu profesional, responsif, integritas, modern, dan akuntabel (PRIMA).

“Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mengawali pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tahun 2026, sekaligus menjadi momentum strategis penguatan komitmen, integritas, dan semangat pengabdian,” jelasnya.

Menteri Agus mengapresiasi kinerja jajaran kementerian sepanjang tahun 2025, meskipun Kementerian Imipas tergolong baru. Ia kemudian mengingatkan kembali 15 program aksi yang menjadi target kinerja utama pada 2026. Program-program tersebut meliputi:

Advertisement

  • Penguatan layanan keimigrasian berbasis digital.
  • Penguatan pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI).
  • Penyederhanaan regulasi visa dan izin tinggal investor.
  • Penyuluhan hukum keimigrasian oleh Petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) untuk pencegahan TPPO dan TPPM.
  • Pemenuhan sarana dan prasarana pos lintas batas tradisional dan pos imigrasi lainnya, serta penambahan autogate di TPI bandara, TPI pelabuhan laut, dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN).
  • Pemberantasan peredaran narkoba dan pelaku penipuan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan).
  • Mengatasi permasalahan overcapacity dan overcrowding dengan solusi komprehensif.
  • Kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan tidur (idle).
  • Pembangunan dapur sehat di Lapas dan/atau Rutan dengan memberdayakan Warga Binaan tersertifikasi untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
  • Pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
  • Pendidikan kesetaraan bagi Narapidana dan anak binaan.
  • Efisiensi energi melalui Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan penggunaan solar cell dan biogas untuk daerah 3T dan perbatasan.
  • Layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan bakti sosial bagi masyarakat di sekitar unit pelaksana teknis imigrasi dan pemasyarakatan.
  • Fasilitasi Rumah ASN Kementerian Imipas.
  • Peningkatan kompetensi SDM melalui penyelenggaraan Massive Open Online Course (MOOC) dan pendidikan vokasi Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Capaian di 2025 menjadi landasan untuk melanjutkan, menguatkan, mengoptimalkan kinerja kita. Oleh sebab itu di akhir tahun, telah disusun dan disampaikan kepada jajaran 15 Program Aksi Tahun 2026, yang merupakan tindak lanjut dari program akselerasi serta selaras dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto,” jelas Menteri Agus.

Menteri Agus menerangkan bahwa 15 Program Aksi tersebut wajib berpedoman pada Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor M.IP-63.OT.02.01 Tahun 2025, dan Instruksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor 1 Tahun 2025.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agus menyaksikan Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2026 dan penandatanganan Perjanjian Kinerja, yang menegaskan komitmen bersama seluruh pimpinan dan jajaran kementerian.

“Gunakan amanah, jabatan, dan kewenangan yang dititipkan oleh Allah SWT kepada kita sekalian untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Advertisement