Sepakbola

Paul Scholes Akui Salah Kata, Tantang Lisandro Martinez Buktikan Diri Lawan Arsenal

Advertisement

Manchester – Mantan pemain legendaris Manchester United, Paul Scholes, mengklarifikasi komentarnya mengenai Lisandro Martinez. Ia menegaskan tidak berniat mengejek bek tengah MU tersebut, namun menantangnya untuk membuktikan konsistensi, terutama saat menghadapi Arsenal pada Minggu (25/1).

Sebelumnya, Scholes bersama Nicky Butt melontarkan pandangan bahwa postur Lisandro Martinez yang mungil akan menyulitkan dirinya meredam striker Manchester City, Erling Haaland, yang memiliki fisik lebih dominan. Pernyataan ini sempat menimbulkan kontroversi.

Namun, dalam pertandingan Derby Manchester sepekan lalu, Lisandro Martinez bersama Harry Maguire berhasil mematahkan prediksi tersebut. Keduanya sukses menihilkan ancaman Haaland, yang bahkan hanya mampu melepaskan dua percobaan tembakan sebelum diganti di akhir laga.

Pasca kemenangan Manchester United, Lisandro Martinez sempat menunjukkan kekesalannya terhadap komentar Scholes dan Butt. Menanggapi hal ini, Scholes mengakui bahwa cara penggambaran fisiknya terhadap Martinez mungkin tidak tepat, namun ia tetap bersikukuh pada pandangannya mengenai perbedaan fisik antara kedua pemain.

“Apa yang kami katakan mungkin tidak bagus ketika diingat-ingat. Tidak, saya bukannya mau minta maaf, bukan. Saya hanya mau bilang, hal yang kami coba katakan itu, adalah yang kami pikirkan. Faktanya masih demikian. Secara fisik mereka memang tidak sepadan,” ungkap Scholes kepada the Overlap.

Advertisement

Scholes menambahkan, “Dengar, cara kami mendeskripsikannya mungkin tidak tepat, dan kami mungkin tidak seharusnya melakukannya, tapi kenyataannya memang demikian. Dia toh telah menjalani satu pertandingan dengan baik.”

Lebih lanjut, Scholes menantang Lisandro Martinez untuk membuktikan bahwa penilaiannya keliru. Ia menyoroti penampilan Martinez di laga-laga sebelumnya, termasuk saat melawan Brighton dan Burnley.

“Saya harap dia membuktikan bahwa saya keliru. Namun, lihatlah sepekan sebelumnya melawan Brighton, Danny Welbeck. Lihat pekan sebelum itu: Burnley. Dia bersalah atas terjadinya gol Burnley,” ujar Scholes.

“Saya bisa mengerti mengapa dia tersinggung karena itu, dan maka dari itu saya bilang bahwa kata-kata kami tidak pas. Dan dengar, saya harap dia membuktikan bahwa saya keliru. Dia memang bagus melawan City, brilian, tapi kita harus melihat penampilan itu sepanjang musim. Dan lagi, hari Minggu, ini adalah laga yang sangat penting untuk dia,” tutup Scholes.

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement