Selebriti

Irfan Hakim Buka Suara Soal Hujatan: Tak Bela Denada Maupun Ressa Rizky

Advertisement

Irfan Hakim angkat bicara mengenai tudingan dirinya membela penyanyi Denada dalam perseteruan dengan Ressa Rizky. Presenter program FYP Trans7 ini mengaku menjadi sasaran hujatan karena dianggap memihak salah satu pihak. Ia menjelaskan bahwa tudingan tersebut muncul akibat adanya framing yang dibentuk oleh pihak tertentu.

Klarifikasi Waktu Wawancara

Irfan Hakim menegaskan bahwa wawancara yang dilakukannya dengan Hotman Paris Paris dilakukan sebelum Ressa Rizky muncul di podcast Denny Sumargo. Oleh karena itu, tidak ada niat baginya untuk menanggapi pernyataan Ressa Rizky dalam wawancara tersebut.

“Kesannya gue berkomentar mengenai pengakuan rasa, terus gue menyaksikan dan juga gue berada di salah satu pihak. Dengar ya, jika ibu tidak mengurus anaknya, salah. Begitupun, jika ada komunikasi yang kurang baik antara ibu dan anak, anak dan ibu, itu juga salah,” ujar Irfan Hakim dalam video klarifikasinya di akun Instagram pribadinya, Minggu (1/2/2026).

Ia menambahkan, “Gue ini ada seorang anak, gue juga seorang bapak, seperti itu. Jadi gue tidak membenarkan itu semuanya.”

Mendengar dari Dua Sisi

Terkait tudingan merangkul dan melindungi Denada, Irfan Hakim merasa bersyukur karena mendapatkan kesempatan untuk mendengar cerita dari kedua belah pihak, baik Denada maupun Ressa Rizky.

“Mungkin gini ya, hampir sebagian besar orang mendengarkan hanya dari satu pihak saja. Mungkin gue diberikan kesempatan mendengarkan dari dua belah pihak. Gue melihat pengakuan dari podcast itu, gue pun menerima cerita dari pihak Denadanya, yang belum bisa disebarluaskan dan saya tidak berpihak kepada salah satu pun,” ungkapnya.

Irfan Hakim menekankan bahwa apa yang disampaikan oleh Denada maupun Ressa Rizky adalah hak mereka untuk bersuara. Ia tidak bisa memastikan kebenaran dari setiap pernyataan yang disampaikan.

Advertisement

“Karena menurut saya, apa yang disampaikan oleh Denada, apa yang disampaikan oleh Ressa, itu hak mereka untuk bersuara. Apakah yang disampaikan itu benar Tidak pernah ada yang tahu. Sayangnya, statement Denada atau cerita Denada kepada saya dan teman-teman circle kecilnya, ya kami tidak bisa mengatakannya, tidak bisa mengungkapkannya. Itu hak dari Denada,” tutur Irfan Hakim.

Permohonan Maaf dan Harapan

Irfan Hakim berharap tidak ada pihak yang memanfaatkan masalah ini untuk kepentingan pribadi. Ia yang merupakan pihak luar, meminta maaf jika dianggap ikut campur.

“Kita semuanya pihak luar, kenapa kita kisruh semuanya? Jadi jika statement saya dianggap mengecewakan, mohon maaf,” ucapnya.

Presenter berusia 50 tahun itu menyadari bahwa hujatan yang diterimanya juga berdampak pada istri dan anak-anaknya. Ia mengucapkan terima kasih atas segala bentuk hujatan dan tudingan yang dilayangkan kepadanya, termasuk kepada keluarganya.

“Terima kasih hujatannya, terima kasih tuduhannya, terima kasih kata-kata kasarnya, tidak hanya kepada saya, tapi bahkan pada anak-anak saya, istri saya dan keluarga saya,” kata Irfan Hakim.

Ia membuat video klarifikasi ini agar tidak terjadi fitnah lebih lanjut. “Saya jarang membuat video klarifikasi seperti ini, tapi tampaknya sekarang saatnya saya harus membuat ini supaya tidak terjadi fitnah kepada saya. Oke, sukses untuk Denada, sukses untuk rasa, mudah-mudahan kasus ini cepat selesai,” tutupnya.

Advertisement