Menjelang musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjenim) Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan (Kemenimipas) RI mengingatkan pentingnya perencanaan perjalanan yang matang, terutama terkait dokumen keimigrasian. Sebanyak 106 negara di dunia masih memberlakukan kewajiban pengurusan visa bagi warga negara Indonesia (WNI).
Apa Itu Visa dan Fungsinya?
Visa merupakan dokumen keimigrasian yang diterbitkan oleh otoritas negara tujuan. Dokumen ini menunjukkan bahwa kedatangan individu telah disetujui dan berisi ketentuan izin masuk dalam jangka waktu tertentu bagi warga negara asing. Pemberlakuan visa bertujuan untuk menjaga kondisi keamanan dan stabilitas suatu negara.
“Setiap WNI wajib mematuhi ketentuan visa dan izin tinggal berlaku di negara tujuan,” jelas Koordinator Fungsi Komunikasi Publik Ditjen Imigrasi, Achmad Nur Saleh, dikutip dari situs Ditjenim Kemenimipas, Senin (22/12/2025).
Achmad menambahkan, perencanaan perjalanan serta persiapan dokumen keimigrasian yang matang adalah kunci liburan yang lancar dan aman. “Perencanaan perjalanan yang matang dan pengecekan keperluan dokumen adalah kunci liburan yang lancar dan aman,” ucapnya.
Mengenal Empat Jenis Visa
Ditjenim Kemenimipas menguraikan empat jenis visa yang perlu diketahui oleh masyarakat yang berencana bepergian ke luar negeri:
- Visa Kunjungan Reguler: Visa ini harus diurus terlebih dahulu di Kedutaan Besar atau Konsulat negara tujuan sebelum keberangkatan.
- Visa Saat Kedatangan (Visa on Arrival/VOA): Visa yang diperoleh dan dibayarkan setibanya Anda di bandara atau pintu masuk perbatasan negara tujuan.
- e-Visa: Visa digital yang dikirimkan melalui email setelah proses aplikasi daring (online) disetujui.
- Electronic Travel Authorization (E-TA): Izin perjalanan elektronik, biasanya berupa otorisasi online sederhana, bukan visa penuh, yang harus diperoleh sebelum keberangkatan.
Achmad menekankan pentingnya selalu memeriksa informasi terbaru. “Selalu periksa kembali situs resmi imigrasi negara tujuan, atau Kedutaan Besar mereka di Indonesia, untuk mendapatkan informasi visa yang paling akurat. Karena kebijakan visa dapat berubah sewaktu-waktu,” pungkasnya.






