Bireuen, Aceh – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bireuen menunjukkan komitmennya dalam membantu pemulihan pascabencana di Aceh dengan membersihkan lumpur di gedung Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Peusangan. Sekolah yang berlokasi di Desa Blang Asan, Kabupaten Bireuen, ini terdampak parah oleh banjir yang melanda wilayah tersebut.
Kegiatan gotong royong pembersihan lumpur ini telah dilaksanakan pada 29 Desember 2025 lalu. Personel Polres Bireuen, bersama dengan partisipasi aktif warga setempat, bahu-membahu membersihkan halaman sekolah, saluran air, serta area di sekitar ruang belajar yang masih dipenuhi endapan lumpur sisa banjir.
Upaya pembersihan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan dan bertujuan untuk memastikan sarana serta prasarana sekolah segera kembali layak dan aman digunakan oleh para siswa. Selain fokus pada pembersihan fisik, personel Polres Bireuen juga berkoordinasi dengan pihak sekolah dan masyarakat untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Dalam kesempatan tersebut, petugas juga menyampaikan imbauan kepada warga mengenai pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, terutama jika intensitas hujan kembali meningkat. Hal ini penting guna mengantisipasi dampak yang lebih luas di masa mendatang.
Kegiatan gotong royong ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan personel Polres Bireuen, termasuk Kasat Resnarkoba Polres Bireuen, Kasi Humas Polres Bireuen, Kasubag Faskon Bag Log Polres Bireuen, Paur Subbag Watpers Bag SDM Polres Bireuen, serta didukung penuh oleh masyarakat sekitar. Kehadiran mereka menegaskan komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam upaya pemulihan pascabencana.
Dengan selesainya pembersihan lingkungan sekolah, UPTD SMA Negeri 1 Peusangan diharapkan dapat segera beroperasi kembali. Fasilitas sekolah yang bersih dan aman akan mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar para siswa yang dijadwalkan dimulai pada 5 Januari 2026.






