BOGOR – Kepolisian Resor (Polres) Bogor akan segera memiliki satuan tugas khusus yang didedikasikan untuk penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Pembentukan Satuan Pelayanan Perempuan dan Anak-Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) ini dijadwalkan rampung pada tahun 2026.
Satuan Baru untuk Penanganan Lebih Optimal
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyatakan bahwa inisiatif ini telah mendapat persetujuan dari Polda Jawa Barat. Saat ini, penanganan kasus-kasus terkait perempuan dan anak masih berada di bawah Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).
“Kami pada kesempatan ini melaporkan juga kepada Pak Wakil Bupati, Pak Ketua DPRD, dan rekan-rekan media sekalian bahwa di tahun 2026 nanti, Polres Bogor akan memiliki satuan tersendiri yaitu Satuan PPA-PPO,” ujar Wikha dalam acara rilis akhir tahun di kantornya, Rabu (31/12/2025).
Ia menambahkan, Polda Jawa Barat telah menyetujui pembentukan satuan baru ini dan memilih Polres Bogor bersama Polres Karawang sebagai proyek percontohan (pilot project).
“Jadi saat ini penanganan kasus PPA-PPO itu tertumpu pada Satuan Reserse Kriminal. Dan kemarin kami ajukan ke Polda, alhamdulillah di-acc, ada dua Polres di wilayah Polda Jawa Barat yang menjadi pilot project, yaitu Polres Bogor dan Polres Karawang,” jelasnya.
Struktur dan Personel Satuan PPA-PPO
Dengan adanya satuan khusus ini, Wikha berharap penanganan kasus perempuan dan anak dapat dilakukan secara lebih profesional dan efektif. Satuan PPA-PPO yang baru akan memiliki struktur yang lebih kuat, terdiri dari Kepala Satuan (Kasat) PPA-PPO sendiri, serta tiga unit di bawahnya.
“Nanti akan ada Kepala Satuannya sendiri, ada Kasat PPA-PPO-nya, kemudian memiliki tiga unit, dan juga memiliki personel yang jumlahnya lebih besar dari yang sekarang hanya ada Unit PPA-PPO di Satuan Reserse Kriminal,” terangnya.
Pelaksanaan operasional satuan baru ini masih menunggu instruksi lebih lanjut berupa surat telegram mutasi dari Polda Jabar. Pihak Polres Bogor tengah menanti penunjukan personel yang akan mengisi posisi Kasat PPA-PPO dan memimpin satuan tersebut pada tahun mendatang.






