Jakarta – Polres Metro Jakarta Selatan meningkatkan kehadiran personel keamanan di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, guna mengantisipasi dan mencegah terjadinya tawuran antarwarga serta tindak kejahatan jalanan. Langkah ini diambil menyusul insiden tawuran yang sempat terjadi beberapa kali di area tersebut.
Penguatan Keamanan di Titik Rawan
Melalui akun Instagram resmi @polisijaksel pada Sabtu (17/1/2026), Polres Metro Jakarta Selatan menyatakan, “Dalam rangka mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas, khususnya potensi tawuran antarwarga serta tindak kejahatan jalanan.” Pengamanan diperkuat dengan melibatkan personel kepolisian, Satpol PP, dan elemen masyarakat setempat.
Kegiatan strong point dilaksanakan oleh personel Samapta Polsek Tebet di Pos Pantau RW 04 Manggarai, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet. Penempatan personel ini bertujuan untuk memberikan efek gentar dan respons cepat jika terjadi eskalasi konflik.
Kronologi Tawuran Awal Tahun Lalu
Insiden tawuran di kolong flyover Manggarai sempat terjadi dua hari berturut-turut pada awal tahun 2025. Pada Kamis (1/1/2025), tawuran pecah sekitar pukul 18.10 WIB, melibatkan warga RW 04 (Gang Tuyul) dengan warga RW 12 (Gang Magasen). Menurut Kapolsek Tebet Kompol Iwan Gunawan, bentrokan dipicu suara ledakan petasan sebelum kedua kelompok yang diperkirakan berjumlah 20 orang saling menyerang menggunakan batu dan petasan di terowongan Manggarai.
Tawuran kembali terulang pada Selasa (2/1/2025), sekitar pukul 15.00 WIB, masih melibatkan kedua kelompok warga yang sama. Insiden kedua ini sempat mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi. Meskipun terjadi bentrokan fisik, tidak ada laporan korban luka maupun jiwa dari kedua belah pihak.
Pasca insiden tersebut, pihak kepolisian melakukan patroli intensif dari gang ke gang di wilayah RW 04 dan RW 12 untuk meredakan ketegangan dan mencegah terulangnya kejadian serupa. Sebelumnya, sempat beredar informasi terkait video yang membahas tawuran Manggarai, di mana salah satu pernyataan menyebutkan, “Kami Duga Ada yang Benturkan”.






