Polresta Bogor Kota mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk merayakan malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan cara yang lebih sederhana dan positif. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk simpati terhadap saudara sebangsa yang sedang berduka akibat terdampak bencana.
Larangan Kembang Api dan Konvoi
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Eko Prasetyo, menyatakan bahwa penggunaan kembang api pada malam tahun baru tidak diizinkan. “Tidak menggunakan kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026, Polri tidak mengeluarkan izin sesuai arahan Pemerintah dikarenakan situasi saat ini semuanya sedang menghadapi situasi yang kita merasakan suasana kebatinan yang sama, dan kita sama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang sekarang terdampak bencana di Sumatera,” ujar Kombes Eko Prasetyo, Selasa (30/12/2025).
Imbauan ini sejalan dengan Surat Edaran (SE) Wali Kota Bogor Nomor: 100.3.4/7259-BAKESBANGPOL. Selain larangan kembang api, Polresta Bogor Kota juga melarang keras adanya konvoi kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Polisi menegaskan akan menindak tegas pelanggaran tersebut. “Polresta Bogor Kota akan melakukan penindakan tegas terhadap kendaraan mobil bak terbuka yang digunakan untuk mengangkut penumpang, Apabila ditemukan mobil bak terbuka yang membawa penumpang, Petugas akan menindak tegas dan akan memutar balik kendaraan,” tegas Kombes Eko.
Himbauan Kamtibmas Lainnya
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak merayakan tahun baru dengan mengonsumsi minuman keras (miras), narkoba, serta tindakan melanggar hukum lainnya. Kombes Eko mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas, terutama di titik-titik keramaian dan area pengalihan arus.
“Mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan, terutama di titik-titik keramaian dan pengalihan arus,” ucapnya.
Lebih lanjut, Kombes Eko menekankan pentingnya menjaga toleransi dan saling menghormati antarwarga demi terciptanya perayaan tahun baru yang aman dan damai. Ia juga berpesan kepada para wisatawan yang berkunjung ke Kota Bogor untuk selalu menjaga anak-anak mereka agar tidak hilang.
“Mari kita sambut Tahun Baru 2026 dengan penuh rasa syukur, menjaga persatuan, serta menjadikan Kota Bogor tetap aman, tertib, dan kondusif,” tutupnya.






