Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-53 di Bireuen, Provinsi Aceh, yang tidak hanya diisi dengan doa bersama, tetapi juga aksi nyata kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir.
Bantuan Material dan Relawan untuk Aceh
Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono, menyatakan bahwa partainya telah mengirimkan sejumlah bantuan material dari Jakarta untuk masyarakat Aceh yang terdampak bencana. Bantuan tersebut meliputi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mie instan, gula, serta perlengkapan ibadah seperti sarung dan mukena, susu bayi dan anak-anak, hingga sabun. Seluruh bantuan tersebut dilaporkan telah diberangkatkan dari Jakarta dan tiba di Aceh.
“Alhamdulillah, DPP PPP telah mengirimkan sejumlah bantuan material dari Jakarta untuk membantu masyarakat terdampak di Aceh,” ujar Mardiono, Senin (5/1/2026).
Mardiono menegaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud empati dan kepedulian PPP terhadap masyarakat, sejalan dengan komitmen partai untuk selalu hadir di tengah rakyat, terutama saat menghadapi musibah. Ia juga menginstruksikan seluruh kader PPP, khususnya di Aceh dan Sumatera, untuk terus bergandengan tangan dengan pemerintah dalam mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.
“DPP PPP memberikan instruksi agar kader senantiasa aktif membantu, baik melalui tenaga, pikiran, maupun rezeki yang bisa disalurkan,” tegas Mardiono.
Ratusan Relawan Diturunkan
Dalam rangkaian peringatan Harlah tersebut, PPP juga melepas sekitar 200 relawan yang akan bertugas secara bergiliran. Para relawan ini akan fokus membantu kegiatan pembersihan lingkungan serta perbaikan bangunan ringan di wilayah terdampak bencana.
“PPP hadir untuk membantu masyarakat dan mendukung kerja pemerintah, salah satunya untuk membantu bangunan yang rusak ringan,” ujar Mardiono.
Kunjungan ke Pengungsian
Mardiono, yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, turut mengunjungi lokasi pengungsian warga terdampak bencana di Kampung Meuse, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh. Di sana, ia berdialog langsung dengan para pengungsi untuk mendengarkan kondisi serta kebutuhan yang diperlukan masyarakat di lapangan.
Peringatan Harlah ke-53 PPP di Aceh ini menjadi penegasan komitmen partai berlambang Ka’bah tersebut untuk terus merawat persatuan, meneguhkan perjuangan umat, serta menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat.






