Berita

Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Amran Sulaiman atas Jasa Swasembada Beras

Advertisement

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa Utama kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas kontribusi besar Amran dalam upaya mencapai swasembada beras di Indonesia.

Penghargaan dalam Acara Panen Raya

Penganugerahan tersebut dilaksanakan di tengah acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan yang digelar di Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (7/1/2026). Prosesi pemberian gelar kehormatan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden Nomor 1 dan 2 TK Tahun 2026.

Sekretaris Militer Presiden, Mayjen Wahyu Yudhayana, membacakan dasar penganugerahan tersebut. “Menganugerahkan tanda kehormatan bintang jasa sebagai penghargaan atas jasanya yang besar di suatu bidang atau peristiwa tertentu yang bermanfaat bagi keselamatan, kesejahteraan dan kebesaran bangsa dan negara,” ujar Mayjen Wahyu Yudhayana. Ia kemudian secara resmi menyatakan, “Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian, dianugerahi tanda kehormatan Bintang Jasa Utama.”

Prabowo Apresiasi Kerja Keras Mentan Amran

Presiden Prabowo Subianto turut menyinggung penganugerahan Bintang Jasa Utama kepada Amran Sulaiman dalam pidatonya. Prabowo menekankan bahwa Amran telah menunjukkan kerja keras yang luar biasa dalam mewujudkan swasembada beras.

Advertisement

“Saudara Andi Amran Sulaiman saya beri Bintang Jasa Utama. Dia bersama kalian, jajaran semua, kalian telah mengamankan masa depan bangsa Indonesia,” ucap Prabowo, mengapresiasi upaya kolektif yang dipimpin oleh Amran.

Lebih lanjut, Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa swasembada pangan di Indonesia akan terus berlanjut dan semakin baik. Ia juga menyoroti perkembangan positif pada produk hilirisasi pertanian.

“Dengan swasembada pangan di mana-mana, tidak hanya beras, tapi jagung, saya dijanjikan oleh Pak Amran, oleh Wakil Menteri Pertanian, didukung oleh TNI dan Polri, dijanjikan bahwa jagung pun kita akan dalam waktu dekat akan swasembada. Pakan akan murah untuk peternak dan petani,” jelasnya, optimis terhadap prospek ketahanan pangan nasional.

Advertisement