Presiden Prabowo Subianto menggelar retret bersama anggota Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa pemerintah Indonesia memiliki kapabilitas yang memadai untuk menghadapi dan menangani berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah provinsi.
Kekuatan Nasional dalam Menghadapi Bencana
Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat awal tahun di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, pada Selasa (6/1/2026). Ia menyoroti bahwa bencana tidak hanya melanda satu wilayah, melainkan tersebar di berbagai provinsi.
“Saudara-saudara sekalian, kita memahami bahwa kondisi bangsa kita penuh dengan tantangan dan cobaan. Yang terakhir tentunya kita memahami benar bencana-bencana yang terjadi di 3 provinsi, di Aceh, tapi beberapa juga di tempat-tempat lain. Di Jawa Barat juga, di Jawa Timur, di Jawa Tengah, di beberapa tempat lain,” ujar Prabowo di hadapan para menteri dan kepala lembaga.
Mantan Danjen Kopassus ini menekankan bahwa Indonesia telah membuktikan kemampuannya dalam menghadapi dan menangani situasi darurat tersebut.
“Jadi, Saudara-saudara, kita hadapi itu, dan dengan kita hadapi itu, kita memahami benar bahwa ternyata negara kita sesungguhnya memiliki kekuatan,” tegas Prabowo.
Pembuktian Diri dan Komitmen 2026
Prabowo menambahkan bahwa pembuktian kekuatan ini tidak hanya ditujukan kepada masyarakat luas, tetapi juga kepada para elite pemerintahan dan pemerintah itu sendiri. Ia berjanji akan terus menunjukkan kapabilitas bangsa ini di tahun mendatang.
“Negara kita telah mampu, dan terus-menerus membuktikan kepada rakyat kita, dan sesungguhnya kepada diri kita sendiri, elite kita, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia punya kekuatan. Kita memahami itu, dan kita terus telah membuktikan itu, di tahun 2025, dan akan kita buktikan di tahun 2026 ini,” imbuhnya.






